Wagub NTB Minta Pemda Fast Respon Tangani Covid-19

Pemerintah Nusa Tenggara Barat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya mengatasi penyebaran Covid-19 dari tanggal 5-20 Juli dan tercantum dalam Surat Edaran Gubernur NTB Nomor:180/07/Kum/Tahun 2021.

Dalam PPKM ini fokus Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djillah meminta kecepatan pemerintah dalam merespons setiap kasus Covid-19.

“Pemerintah jangan sekali-kali late respons atau terlambat merespons dalam menangapi setiap kasus Covid-19. Jangan sampai orang meninggal karena lamban merespons,kami harapkan fast respons jadi fokus pemerintah saat ini,” ujar Sitti Rohmi, Selasa (13/7).

Bekerjasama dengan Dinas Kominfotik dan RSUP NTB telah mengaktifkan layanan telekomunikasi yang memberikan layanan serupa melalui pesan whatsapp . Layanan tersebut sebagai salah satu bentuk respons cepat yang dapat dihubungi masyarakat untuk konsultasi kepada dokter dan paramedis terkait isolasi mandiri, obat-obatan dan berbagai perihal pandemi Covid-19 yang bisa dihubungi dari pukul 08.00 hingga 24.00 WITA.

Wagub juga mengharapkan layanan telemedicine dapat diterapkan baik pada tingkat pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.“Kami harus mendorong agar telemedicine ini bisa ada di setiap kabupaten dan kota,” ujar Sitti Rohmi.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts