Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Beserta Niatnya

Selain Ramadhan,Bulan Dzulhijjah juga menjadi salah satu bulan yang sangat spesial sekaligus mulia untuk umat Islam. Karena di bulan ini terdapat momen yang sangat istimewa yakni ibadah haji dan Idul Adha.

Begitu spesialnya bulan Dzulhijjah membuat umat muslim dianjurkan untuk melakukan serangkaian ibadah sunnah, seperti puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.dan puasa sunah lainnya, seperti pada riwayat berikut ini.

عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.

Artinya: :”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya.”

Salah satu rangkaian puasa bulan Dzulhijjah adalah puasa Tarwiyah yang dilaksanakan dua hari sebelum idul Adha serta puasa Arafah yang dilakukan sehari sebelumnya.Nah karena Idul Adha 1442 hijriah jatuh pada 20 Juli 2021 maka puasa Tarwiyah akan dilaksanakan esok hari (18/7/2021).

Lantas apa keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah? Menurut Hadits Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar,” Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.”

Selain menghapus dosa dua tahun,Arafah memiliki keistimewaan lainnya yakni Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.Bertambah harta.Dijamin kehidupan rumah tangganya.Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.Dimudahkan kematiannya.Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

Mengenai tata caranya, sama dengan puasa wajib dan sunah lainnya yakni makan sahur,tidak makan dan minum siang hari,menjaga emosi dan pandangan. Sama seperti puasa yang lainnya ada bacaan niat yang harus dilakukan.Untuk puasa Tarwiyah membaca niat:

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Sedangkan puasa Arafah membaca niat
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya : “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Semoga bermanfaat.(Hs.Foto.Istimewa)

Related posts