Makassar, Gpriority.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya menggarap proyek prestisius di Indonesia Timur melalui kontrak pembangunan Stadion Internasional Sudiang di Makassar, Sulawesi Selatan. Penandatanganan kontrak senilai Rp637,155 miliar dilakukan pada 30 Desember 2025 antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel dan PT Waskita Karya dalam KSO dengan Adhi Karya.
Stadion ini dirancang berstandar FIFA dengan kapasitas 27.000 single seat, dilengkapi fasilitas modern seperti ruang press conference, ruang ganti pemain, dan royal box. Fasadnya terinspirasi kapal Pinisi khas Sulawesi Selatan dengan pola garis bergelombang, merepresentasikan identitas budaya lokal sekaligus fungsionalitas tinggi.
Rincian Proyek dan Pendanaan
Proyek dibiayai APBN Kementerian PUPR skema multiyears 2025-2027 dengan pagu total Rp674,9 miliar, dirinci Rp96 miliar (2025), Rp455 miliar (2026), dan Rp124 miliar (2027). PT Waskita Karya tangani konstruksi selama 540 hari kerja di lahan 15 hektare kawasan GOR Sudiang (7 ha utama), sementara PT Kogas Driyap Konsultan kelola manajemen konstruksi Rp8,2 miliar. Pemprov Sulsel sediakan lahan, Pemkot Makassar alokasikan Rp200 miliar untuk infrastruktur pendukung seperti jalan akses.
Stadion Internasional Sudiang ini sendiri akan dibangun di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi lahan diketahui milik Pemprov Sulsel seluas 15 hektare (7 ha untuk stadion utama) dan dekat pemukiman penduduk dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, terkoneksi dengan kota baru Mamminasata (Makassar-Marso-Gowa-Takalar). Lokasi sesuai standar Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Adapun akses pendukung, Pemkot Makassar siapkan jalan akses dari kawasan Mamminasata, dengan alokasi Rp200 miliar untuk infrastruktur. Sementara alamat spesifiknya berada di Jl. Pajjaiang, Sudiang Raya, berdekatan RS Otak & Jantung Pertamina.
Penandatanganan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman, menyusul kontrak manajemen konstruksi pada 22 Desember. Groundbreaking ditargetkan awal Januari 2026 setelah PreConstruction Meeting (PCM), dengan penyelesaian akhir 2027.
Komitmen ini bagian dari upaya Waskita mendorong kemajuan sepak bola nasional dan pengembangan kawasan Timur Indonesia melalui fasilitas olahraga berkualitas dunia.
Foto : Waskita Karya
