Yakinkan Warga RI, Kepala BGN Sebut Tak Mungkin Ada Korupsi Pada Program MBG

Kepala BGN: Singapura Beli Minyak Jelantah MBG Untuk Bahan Bakar Pesawat/Foto : Instagram @badangizinasional_ri Kepala BGN: Singapura Beli Minyak Jelantah MBG Untuk Bahan Bakar Pesawat/Foto : Instagram @badangizinasional_ri

Jakarta, GPriority.co.id – Menjawab kekhawatiran warga RI akan adanya tindak korupsi pada program MBG (Makan Bergizi Gratis), Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana, meyakinkan jika hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Dadan menyebut, pada pelaksanaan program MBG selama ini, sistem keuangannya telah dirancang secara ketat dengan menggunakan virtual account yang telah ditandatangani bersama oleh mitra serta pihak BGN.

Selain itu ia mengatakan, belanja bahan baku yang wajib juga mengacu pada harga pasar. Sehingga, potensi penyalahgunaan anggaran pada program MBG menurutnya sangatlah kecil karena dana yang ada langsung disalurkan dari KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) ke virtual account. Ditambah lagi, akan diaudit oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).

“Enggak mungkin ada korupsi di program MBG. Karena kita sudah bikin virtual account, harus ditandatangani oleh berdua (mitra dan BGN). Kemudian diletakkan bahan baku at cost, operational at cost,” jelas Dadan.

Kendati demikian, Dadan justru mengungkapkan kekhawatiran pada risiko keracunan makanan yang bisa saja terjadi karena berbagai faktor. Mulai dari bahan baku, pengolahan, penyajian, sampai dengan kondisi kesehatan anak.

Kekhawatiran tersebut datang usai adanya kasus dugaan keracunan yang dilaporkan menimpa hingga puluhan siswa di daerah Sumba Barat Daya. Begitupun dengan ratusan siswa yang berada di daerah Kupang. Mereka diketahui keracunan usai mengonsumsi menu pada program MBG.

Para siswa yang keracunan tersebut mengalami berbagai gejala mulai dari pusing, mual, sampai diare. Namun, penyebab pasti kasus keracunan ini masih dalam tahap penyelidikan secara mendalam.