13.91 T untuk Program Lanjutan Padat Karya Tunai


Dalam siaran persnya melalui media sosial, Kementerian PUPR akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui program Padat Karya Tunai (PKT) di tahun 2022.

Tujuannya untuk mencetak lapangan kerja dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Masih dalam laman yang sama, PUPR secara keseluruhan telah mengalokasikan anggaran untuk program PKT Tahun 2022 sebesar 13,91 Triliun Rupiah dengan target serapan 661 ribu tenaga kerja. Lantas program apa saja yang akan dilakukan PUPR dengan dana tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

1.Sumber Daya Air (SDA)
Masih banyaknya SDA di Indonesia yang harus direnovasi membuat PUPR menganggarkan 4,85 Triliun Rupiah untuk tahun 2022.

Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah P3TGAI, pembuatan ABSAH,OP air tanah dan baku,OP irigasi dan rawa, tugas pembantuan OP irigasi dan rawa,OP sungai dan pantai.OP bendungan, danau, serta situ embung.

Untuk melakukan pekerjaan ini, PUPR telah menyiapkan 313 pekerja.

2.Jalan dan Jembatan
Jalan dan jembatan kembali menjadi fokus dan perhatian PUPR di tahun 2022. Untuk itu PUPR telah menyiapkan 4,50 Triliun Rupiah dan 61 ribu pekerja.

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah preservasi jalan, preservasi jembatan dan revitalisasi drainase.

3.Permukiman
Tahun 2022, permukiman kembali menjadi salah satu program yang mendapat anggaran dari PUPR. Adapun anggaran yang sudah disiapkan 2,11 Triliun Rupiah. Anggaran ini diperuntukkan bagi kegiatan Pamsimas, sanimas, TPS 3R, sanitasi pendidikan keagamaan, PISEW, dan KOTAKU.

Untuk menjalankan kegiatan ini, PUPR telah menyiapkan 62 ribu pekerja.

4. Perumahan
Perumahan tetap menjadi salah satu program yang dijalankan di tahun 2022 ini. Dengan anggaran biaya sebesar 2,45 Triliun Rupiah dan pekerja sebanyak 205 ribu, PUPR dalam hal ini Ditjen Perumahan yakin bisa menyelesaikan 2 agenda kegiatan yang telah tertuang di dalam APBN 2022. Adapun kegiatan yang dimaksud adalah bantuan stimulan, perumahan swadaya dan rumah khusus.(Hs.Foto.PUPR)