Jakarta,gpriority-Meskipun jumlah pasien covid-19 jumlahnya semakin menurun di RS Darurat Covid-19, Kementerian PUPR tetap menyiapkan tower 6 sebagai RS Darurat seperti tower 7.
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam siaran persnya Jumat (1/5) mengatakan, bahwa Kementerian PUPR tengah merenovasi tower 6 Wisma Atlet di bulan April kemarin untuk menempatkannya sebagai RS Darurat Covid-19.
Menurut Khalawi, tower 6 ini nantinya akan memiliki fungsi yang sama dengan tower 7, yakni menyediakan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU).
“Hingga saat ini tower 6 masih di-upgrade menjadi RS darurat seperti tower 7 yaitu lantai 1 untuk IGD, lantai 2 untuk ICU dan HCU, dan lantai 3 untuk pemulihan/refreshing. Sedangkn lantai 4 -24 untuk kamar isolasi dan karantina pasien,” tutur Khalawi.
Khalawi juga mengatakan Saat ini, progres konstruksi lantai 1 Tower 6 mencapai 79 persen, lantai 2 mencapai 75 persen, dan lantai 3 mencapai 72 persen.
” Total keseluruhan konstruksi Tower 6 RS Wisma Atlet Kemayoran mencapai 75 persen,” ucap Khalawi.
Khalawi menargetkan tanggal 15 Mei operasional RS Darurat di tower 7 sudah bisa dipindahkan ke RS darurat tower 6.
Untuk update Covid-19 Sabtu (2/5), Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Ahmad Yurianto dalam siaran persnya via Chanel YouTube di Graha BNPB Jakarta mengatakan, ada penambahan 74 orang pasien sembuh sehingga total menjadi 1.165.
” Yang meninggal bertambah menjadi 31 orang sehingga totalnya 831 orang,” ucap Yuri.
Sedangkan yang positif Covid-19 sebanyak 10.843 orang.(Hs)
