19 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Varian Delta di Jawa Timur

Temuan kasus Covid-19 varian delta asal India di Jawa Timur terus bertambah. Terbaru, ada tambahan 11 kasus pasien Covid-19 yang terkonfirmasi merupakan varian delta B16172 asal India.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan, temuan baru dari hasil genome sequencing ITD Unair menghasilkan 11 sampel yang dites terkonfirmasi varian delta.

Dengan begitu sampai sore Senin 21 Juni 2021 ini, ada total sebanyak 19 kasus Covid-19 varian delta yang telah ditemukan di Jaatim dari Klaster Bangkalan.

Dilansir dari detiknews pada Selasa (22/6/2021) Kasus varian delta di Bangkalan ini sudah merupakan transmisi lokal. Sehingga penularan di lingkungan bisa jadi sudah lebih banyak. Oleh karena itu perlu segera diantisipasi dan diwaspadai, salah saatunya dengan memperketan protocol Kesehatan dan memperketan PPKM.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian kembali menerbitkan Instruksi Mendagri No 13/2021 terkait perpanjangan PPKM Mikro. Berbeda dari aturan PPKM sebelumnya, pada Instruksi Mendagri kali ini pemerintah banyak mengatur berkaitan dengan pembatasan di daerah-daerah berzona merah.

Di antaranya RT berzona merah harus menutup tempat bermain anak dan tempat umum lainnya secara proporsional. Selain itu, pemberlakukan bekerja dari rumah atau work from home sebanyak 75% untuk kabupaten/kota berzona merah. Tak hanya itu kegiatan belajar tatap muka di zona merah juga ditiadakan, yang mana 100% dilakukan secara daring

Kemudian tempat ibadah juga diminta untuk ditutup di kabupaten/kota berzona merah. Masyarakat diminta untuk beribadah di rumah masing-masing. Sisanya masih diatur seperti sebelumnya. Misalnya saja mal diperbolehkan tetap buka sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas 50%. Kemudian restoran juga tetap boleh buka dengan kapasitas 50%. Kegiatan seni, sosial dan budaya juga diperbolehkan dibuka dengan kapasitas 25%.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts