5 Bisnis yang Naik Daun Tiap Ramadan dan Jelang Lebaran

5 Bisnis yang Naik Daun Tiap Ramadan dan Jelang Lebaran 5 Bisnis yang Naik Daun Tiap Ramadan dan Jelang Lebaran

Jakarta, GPriority.co.id – Bulan Ramadan mendatangkan keberkahan bagi setiap umat Islam, bahkan juga non-muslim. Hanya ada sekali dalam setahun, bagi banyak orang Ramadan bisa mendatangkan banyak rezeki. Tak heran jika kemudian banyak yang mencoba keberuntungan dengan ber-bisnis.

Setiap bulan Ramadan dan jelang lebaran, setidaknya ada lima bisnis yang mendadak naik daun. Apa sajakah bisnis tersebut? Berikut ini pembahasannya.

1. Bisnis Takjil Ramadan

Tren ‘war takjil’ mampu meningkatkan pendapatan para penjual takjil selama Ramadan. Menurut salah satu penjual takjil, dirinya dapat untung hingga Rp 400 ribu dalam sehari berjualan. Sementara penjual takjil sop durian mengaku meraup keuntungan hingga Rp 1,2 juta per harinya.

2. Bisnis Kue Lebaran

Jelang lebaran, banyak penjual kue lebaran yang disibukkan dengan lonjakan pesanan. Kue kering yang identik dengan lebaran yaitu putri salju, nastar, brownies, kastengel, lidah kucing, hingga kue-kue lainnya. Kue lebaran ini dijual secara bervariasi mulai dari Rp 35.000-Rp 54.000 per toplesnya. Menurut salah satu penjualnya, pemesanan kue kering jelang lebaran juga dapat meningkat hingga 1000 toples.

3. Bisnis Petasan

Penjual petasan dan kembang api mulai banyak yang berjejer di pinggir jalan, menjelang lebaran. Harga petasan pada umumnya bervariasi mulai dari Rp 5.000-Rp 150.000. Bahkan para pedaganganya mengaku bisa mendapat untung hingga jutaan rupiah dari bisnis ini.

4. Bisnis Hampers

Hampers kini kian marak, sebagai pergantian dari parsel yang mulai ditinggalkan masyarakat Indonesia. Di Pasuruan, hampers dijual dengan harga beragam mulai Rp 80.000 hingga Rp 1,5 juta per ukuran besar.

Bahkan para pedagang hampers bisa menerima orderan hingga ratusan buah, dengan pendapatan Rp 40 juta per bulan.

5. Bisnis Jasa Rental Kendaraan

Dengan target penyewa bagi para pemudik yang belum punya mobil atau butuh mobil yang memiliki kapasitas lebih besar, bisnis ini dapat sangat menguntungkan.

Saat lebaran, jasa rental kendaraan dapat meningkat hingga 20-25 persen. Bahkan omset sewa kendaraan mudik bisa mencapai Rp 100 juta.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA