Jakarta-GPriority.co.id, Decking (hiasan) pada tepian atau pinggiran kolam renang menjadi tren di kalangan masyarakat yang memiliki kolam renang dihuniannya. Keberadaan decking bukan hanya sebagai pemanis tampilan kolam renang, tentu juga harus berfungsi keamanan dan kenyamanan dipijak. Berikut Decking berbahan kayu yang layak digunakan sesuai dengan karateristik kayunya.
Kayu Jati
Siapa yang tidak kenal kayu jati? Kayu yang berasal dari pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 50-70 m dan diameter 1,8-2,4 meter. Kayu jati merupakan kayu kelas satu karena kekuatan, keawetan dan keindahannya. Secara teknis, kayu jati memiliki kelas kekuatan II dan kelas keawetan I-II. Kayu ini sangat tahan terhadap serangan rayap.
Kayu jati jawa telah dimanfaatkan sejak zaman Kerajaan Majapahit. Jati terutama dipakai untuk membangun rumah dan alat pertanian. Sampai dengan masa Perang Dunia Kedua, orang Jawa pada umumnya hanya mengenal kayu jati sebagai bahan bangunan. Pastinya mengaplikasikan decking di pinggiran kolam cocok sekali dengan kayu ini.
Kayu Merbau
Pohon berperawakan sedang hingga besar, dapat mencapai tinggi 50m, dengan batang bebas cabang sekitar 20m dan gemang hingga 160(-250) cm. Dengan banir (akar papan) yang tinggi dan tebal. Kayu ini berdaya tahan prima terhadap berbagai cuaca,
Kayu merbau sering dimanfaatkan dalam konstruksi berat seperti balok-balok, tiang dan bantalan pada bangunan rumah maupun jembatan. Daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas I dan terhadap rayap kayu kering termasuk kelas II. Kayu merbau termasuk tahan terhadap penggerek laut (teredo), sehingga acap digunakan pula dalam pekerjaan konstruksi perairan. Meski tidak mudah dicari di pasaran, kayu ini layak sekali menjadi pinggiran kolam renang anda.
Kayu ulin
Sering disebut kayu besi karena sifat yang seperti besi, kuat dan awet. Kayu dengan kelas kuat I dan kelas awet I, berat jenis 1,04. Kayu ulin tahan akan serangan rayap, serangga, tahan akan perubahan kelembaban dan suhu serta tahan pula terhadap air laut. Ulin memiliki tinggi pohon umumnya 30-35 m, diameter setinggi dada (dbh) 60-120 cm. Batang lurus berbanir, tajuk berbentuk bulat dan rapat serta memiliki percabangan yang mendatar.
Kekuatan kayu ulin menjadi sebab banyak digunakan untuk berbagai keperluan konstruksi seperti pondasi bangunan di dalam air dan lahan basah, atap rumah (sirap), kusen dan pintu. Kayu ulin terutama dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, seperti konstruksi rumah, jembatan, tiang listrik, dan perkapalan. Kayu besi ini berteman dengan air sehingga cocok sekali untuk dimanfaatkan sebagai decking di pinggiran kolam renang.
Kayu Sonokeling
Sonokeling atau sanakeling adalah nama sejenis pohon penghasil kayu keras dan indah ini berukuran sedang hingga besar, tingginya 20-40 m dengan gemang mencapai 1,5–2 m. Keawetan kayu ini menjadikan pilihan penggunaan dalam konstruksi seperti untuk kusen, pintu dan jendela, serta untuk membuat gerbong kereta api. Kayu yang kuat disegala cuaca ini sering juga di gunakan untuk peralatan seperti gagang kapak, palu, bajak dan garu, serta untuk mesin-mesin giling-gilas.
Venir kayu ini bernilai dekoratif dengan corak kayu kuning ornament gelap ungu bercoret-coret hitam, atau hitam keunguan berbelang dengan coklat kemerahan sehingga menjadi pilihan material interior atau exterior.
Kayu Bengkirai
Kayu berdiameter hingga 120 cm dan tinggi pohon dapat mencapai 40 meter di dalam negeri lebih dikenal dengan nama kayu Bangkirai, sedangkan di luar Indonesia lebih dikenal dengan nama Yellow Balau atau kadang hanya disebutkan Balau. kayu bengkirai adalah jenis kayu yang memiliki kualitas yang hampir setara dengan kayu jati dengan Kekerasan kayu yang cukup tinggi, antara 880-990 kg/m3 pada kekeringan MC 12%. Tingkat kekuatan kayu bengkirai berada di kelas I dan II yang membuatnya tergolong jenis yang memiliki ketahanan yang tinggi. kayu kualitas teruji tahan cuacakarena kekerasannya, bangkirai sangat cocok untuk produk decking, outdoor furniture, konstruksi jembatan, pergola dan konstruksi berat lainnya.
karakteristik kayu sebagai material konstruksi, jenis kayu ini juga bisa memberikan kesan natural, hangat, dan menambah keindahan tampilan rumah. Umumnya, kayu ini dipakai untuk area outdoor. Decking kayu bengkirai adalah salah satu yang terlaris di pasaran.
Jadi, pilih kayu yang mana untuk kolam renang cantik anda? #noz
