5 Pekerjaan Terbaik di Industri Maritim

Indonesia disebut sebagai negara maritim, sebab sebagian besar wilayah Indonesia merupkan wilayah perairan. Hal tersebut membuat Indonesia mengahasilkan sumber daya laut yang melimpah, begitu pula dengan sumber lapangan pekerjaan di industri maritim yang juga menjanjikan.

Sumber daya laut Indonesia memiliki potensi ekonomi yang bernilai tinggi. Hal tersebut tentunya membutuhkan para pekerja yang dapat memanfaatkan potensi tersebut dengan baik. Jika anda tertarik dengan bidang kelautan, berikut ini 5 pekerjaan di industri maritim yang harus Anda ketahui.

1. Oseanografer

Oseanografer adalah seseorang yang mempelajari tentang lautan. Oseanografer biasanya bertanggung jawab dalam melakukan penelitian lapangan, mengumpulkan dan menganalisis data dengan menggunakan pemodelan statistik dan komputer. Selain menyediakan pengetahuan tentang sumber daya laut Indonesia, seorang oseanografer juga dapat mengaplikasikan ilmunya untuk kepentingan mitigasi bencana. Mereka dapat bekerja untuk institusi pemerintahan, badan riset, atau lembaga nonpemerintah.

2. Naval architect

Naval architect atau arsitek kapal laut, bertanggung jawab untuk merancang, membangun, dan memperbaiki berbagai jenis kendaraan laut seperti perahu, kapal, dan bahkan kapal selam. Mereka biasanya bekerja dengan sekelompok insinyur lainnya dengan keahlian yang berbeda. Seorang naval architect biasanya menggunakan software komputer untuk merancang kapal yang aman dan sesuai ketentuan.

3.Marine engineer

Marine engineer atau insinyur kelautan bertugas memastikan sistem kapal berfungsi sesuai desainnya. Mereka bekerja sama dengan naval architect dari awal hingga akhir, dengan berfokus pada rancangan teknik, pengujian prototip, dan pemeliharaan serta perbaikan mesin dan sistem propulsi kapal.

4. Welding engineer

Welding engineer atau insinyur pengelasan memiliki pengetahuan yang luas tentang ilmu material, metalurgi, fisika, dan tentunya pengelasan. Tanggung jawab utamanya adalah mengembangkan serangkaian prosedur yang harus diikuti oleh operator pengelasan atau welder. Secara khusus, untuk setiap proyek, welding engineer merancang jenis las, menentukan jenis logam, dan detail teknis lainnya, dan mengumpulkan semua data untuk merumuskan dokumen Welding Procedure Specification (WPS), yang akan diterbitkan sebelum proyek dieksekusi.

5. Drilling engineer

Drilling engineer atau insinyur pengeboran dapat bekerja baik di darat maupun lepas pantai untuk proyek mineral maupun minyak dan gas. Mereka merencanakan, mengembangkan, dan mengawasi operasional pengeboran, dan bekerja dengan ahli geologis guna memastikan perlindungan lingkungan. Bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang terkait dengan sumur yang sudah ada dan sumur yang akan dibor, membuat rencana anggaran, membuat jadwal keseluruhan dan harian yang komprehensif serta mengawasi pelaksanaan, dan memberikan solusi akan berbagai kendala yang ditemukan di lokasi. (Dw.foto.dok. Istimewa)

Related posts