5 Tersangka Baru Kasus Korupsi Komoditas Timah Terungkap, Ada Pejabat ESDM!

Jakarta, GPriority.co.id – Lima tersangka baru pada kasus korupsi komoditas timah yang ramai usai menyeret nama Harvey Moeis, suami Sandra Dewi, akhirnya terungkap. Kelima tersangka ini dilaporkan langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Yang mencengangkan, tiga diantara 5 tersangka baru tersebut, merupakan pejabat ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral).

Kelima tersangka baru pada kasus korupsi komoditas timah pada wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, adalah sebagai berikut.

  1. Suranto Wibowo (SW) selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung periode 2015-2018.
  2. BN selaku Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung periode Maret 2019.
  3. Amir Syahbana (AS) selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung.
  4. Hendry Lie (HL) selaku beneficiary owner (pemilik manfaat) PT Tinido Inter Nusa (TIN) atau BO PT TIN.
  5. Fandy Lingga (FL) selaku marketing PT TIN.

Saat ini kedua tersangka tersebut, AS dan SW, telah ditahan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Sementara itu untuk tersangka FL juga telah ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Sedangkan tersangka BN tidak ditahan karena alasan kesehatan, dan tersangka HL mangkir dari pemeriksaan pada Sabtu (27/4) kemarin.

Dengan begitu, total tersangka dalam pada kasus korupsi komoditas timah saat ini mencapai 21 orang. 16 orang yang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, adalah sebagai berikut :

  1. Suwito Gunawan (SG) selaku Komisaris PT SIP atau perusahaan tambang di Pangkalpinang, Bangka Belitung.
  2. MB Gunawan (MBG) selaku Direktur PT SIP.
  3. Tamron alias Aon (TN) selaku beneficial owner atau pemilik keuntungan dari CV VIP.
  4. Hasan Tjhie (HT) selaku Direktur Utama CV VIP.
  5. Kwang Yung alias Buyung (BY) selaku mantan Komisaris CV VIP.
  6. Achmad Albani (AA) selaku Manajer Operasional Tambang CV VIP.
  7. Robert Indarto (RI) selaku Direktur Utama PT SBS.
  8. Rosalina (RL) selaku General Manager PT TIN.
  9. Suparta (SP) selaku Direktur Utama PT RBT.
  10. Reza Andriansyah (RA) selaku Direktur Pengembangan Usaha PT RBT.
  11. Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT) selaku Direktur Utama PT Timah 2016-2011.
  12. Emil Ermindra (EE) selaku Direktur Keuangan PT Timah 2017-2018.
  13. Alwin Akbar (ALW) selaku mantan Direktur Operasional dan mantan Direktur Pengembangan Usaha PT Timah.
  14. Helena Lim (HLN) selaku manajer PT QSE.
  15. Harvey Moeis (HM) selaku perpanjangan tangan dari PT RBT.
  16. Toni Tamsil alias Akhir (TT).

Belum diketahui apakah selanjutnya daftar tersangka korupsi komoditas timah ini akan bertambah atau tidak.

Foto : Instagram / @kuliahsaham