60 Polisi Obesitas di Trenggalek Sukses Jalani Program Diet Khusus

60 Polisi Obesitas di Trenggalek Sukses Jalani Program Diet Khusus 60 Polisi Obesitas di Trenggalek Sukses Jalani Program Diet Khusus

Jakarta, GPriority.co.id – Pada Oktober 2024 lalu, 60 polisi obesitas di Trenggalek mengikuti program diet khusus untuk pengendalian berat badan.

Dari 60 anggota polisi Trenggalek yang mengikuti program diet khusus, beberapa diantaranya dilaporkan memiliki berat badan di atas 100 kg atau sudah menderita obesitas tingkat tinggi.

Program diet khusus ini dijalankan dengan melihat Indeks Massa Tubuh (IMT), dilakukan dua kali seminggu, serta difokuskan pada perbaikan pola makan dan rutinitas olahraga.

Sebelum memulai program diet khusus, 60 polisi obesitas di Trenggalek menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

60 polisi obesitas itu kemudian melakukan pemanasan dengan melakukan peregangan, dilanjutkan dengan jalan kaki dan lari selama 45 menit.

50 Polisi Berhasil Mencapai Target Diet

Hampir 3 bulan menjalani program diet khusus, laporan terkini menyebut jika 60 polisi obesitas di Trenggalek tersebut telah berhasil menurunkan berat badan.

60 anggota polisi yang kelebihan berat badan dari Kepolisian Resor Trenggalek (Polres Trenggalek), Jawa Timur, itu dilaporkan berhasil menjalani program diet khusus yang menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

“Lima puluh peserta mencapai target, dan sepuluh di antaranya bahkan mencapai berat badan ideal,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta usai memberikan penghargaan kepada mereka yang berhasil menyelesaikan program tersebut di Mapolres Trenggalek, Senin (6/1).

Ia pun berharap perubahan pola hidup ini terus berlanjut agar para anggota polisi tetap sehat dan terhindar dari penyakit.

Sebagai informasi, Seseorang yang mengalami obesitas dapat mengalaminya karena faktor genetik serta lingkungan dan mungkin saja sulit untuk diatasi hanya dengan diet saja.

Obesitas dapat didiagnosis oleh ahli medis dan diklasifikasikan ketika seseorang memiliki indeks massa tubuh (BMI) dengan angka 30 atau lebih.

Foto : Istimewa