Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Clash of Legends Jakarta 2026 yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 18 April 2026.
Penjualan tiket resmi dijadwalkan mulai 14 Januari 2026 pukul 12.00 WIB melalui platform Megatix.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa laga tersebut bukan sekadar pertandingan persahabatan, melainkan momentum penting dalam rangka menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Kehadiran para legenda sepak bola dunia diharapkan dapat semakin mengukuhkan posisi Jakarta sebagai kota global.
Selain itu, pertandingan ini juga dinilai menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah industri olahraga dan hiburan di Indonesia.
“Mudah-mudahan Clash of Legends yang akan digelar di Jakarta benar-benar menjadi daya tarik sekaligus kado istimewa bagi Jakarta yang akan menyambut usia 500 tahun. Bagaimanapun, sejarah panjang rivalitas Barcelona dan Real Madrid adalah legenda dunia, dan Jakarta berkesempatan menjadi bagian dari sejarah tersebut,” kata Pramono dalam konferensi pers di Balairung, Balai Kota Jakarta, pada Senin (12/1).
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pramono memastikan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta akan memberikan fasilitasi optimal, mulai dari perizinan, pengaturan lalu lintas, hingga dukungan promosi melalui berbagai kanal, termasuk pemanfaatan teknologi visual seperti video drone.
Sementara itu, Direktur Utama Senyawa Entertainment, Reza Subekti, mengatakan Clash of Legends Jakarta 2026 merupakan bagian dari perayaan 500 tahun Kota Jakarta sekaligus wujud komitmen menghadirkan ajang olahraga kelas dunia di Indonesia.
“Clash of Legends Jakarta bukan sekadar pertandingan sepak bola. Ini adalah perayaan sejarah dan kebanggaan bagi Jakarta sebagai tuan rumah event global. Kami menghadirkan pengalaman El Clasico yang autentik, lengkap dengan atmosfer, standar produksi, serta kualitas pertandingan yang profesional,” ujar Reza.
Ia menambahkan, ajang tersebut dirancang dengan atmosfer dan kualitas setara laga-laga besar dunia. Kehadiran para legenda sepak bola diharapkan memberikan dampak positif bagi citra Jakarta sebagai kota global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Event ini kami rancang sebagai legacy, bukan hanya hiburan satu hari. Kami ingin mendorong sport tourism, menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, serta industri kreatif, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang siap menjadi panggung utama event internasional,” imbuhnya.
