Jakarta, Gpriority.co.id – Kontingen Indonesia mengirimkan 290 atlet untuk mengikuti ASEAN Para Games 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. Dengan partisipasi di 18 dari 19 cabang olahraga yang dipertandingkan, Merah Putih menargetkan 82 medali emas guna mempertahankan dominasi regional.
Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2026 terdiri dari 290 atlet yang tersebar di 18 cabang olahraga, meliputi atletik, angkat besi, renang, bulu tangkis, boccia, panahan, balap sepeda, catur, tenis meja, tenis kursi roda, bola basket kursi roda, anggar kursi roda, bowling, sepak bola CP (Cerebral Palsy), voli duduk, dan powerlifting.
Pemerintah menargetkan 82 emas yang mencerminkan ambisi tinggi untuk qmemperebutkan 493 medali emas secara keseluruhan dari 11 negara peserta ASEAN. Adapun Cabang Olahraga yang dibidik ialah Atletik yang notabene lumbung emas utama dengan kontribusi medali terbanyak secara konsisten. Kemudian Angkat Besi: Andalan di nomor-nomor berat berkat kekuatan atlet nasional. Adapula Renang yang potensi raihannya tinggi dari berbagai klasifikasi disabilitas. Cabang potensial lainnya seperti bulu tangkis, balap sepeda, boccia, dan tenis meja juga diharapkan memberikan kejutan emas tambahan untuk menembus podium tiga besar.
Sebagai informasi, prestasi Indonesia mendominasi tiga edisi terakhir sebagai juara umum: yaitu pada tahun 2017, 2022 (sebagai tuan rumah), dan 2023 di Kamboja dengan 401 medali (159 emas, 148 perak, 94 perunggu). Pencapaian ini menegaskan posisi kuat Merah Putih, meski sempat runner-up di 2015, melampaui kompetitor seperti Thailand dan Vietnam.
Terkait kesiapan, kontingen Indonesia telah dilepas resmi dengan optimisme tinggi, mengandalkan pengalaman juara bertahan. Pembukaan 20 Januari yang akan diikuti laga perdana balap sepeda pada 21 Januari, didukung kesiapan tuan rumah Thailand yang telah menyiapkan infrastruktur lengkap untuk 2.698 atlet dari 11 negara.
ASEAN Para Games 2026 melibatkan 11 negara peserta dari kawasan Asia Tenggara, yaitu Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Total jumlah atlet dan ofisial sebanyak 2.698 atlet dan ofisial dari 11 negara tersebut akan bertanding di 19 cabang olahraga. ini mencakup atlet difabel yang memperebutkan 493 medali emas sepanjang 20–26 Januari 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Foto : Kemenpora
