Jakarta, Gpriority.co.id – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) beraudiensi dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Selalu Ada Kopi, Kantor Kementerian Sosial, pada Rabu (28/1). Dipimpin Ketua PNKT Budi Satriyo Djiwandono, pertemuan ini membahas kontribusi Karang Taruna dalam bencana hingga penguatan organisasi.
PNKT melaporkan keterlibatan aktifnya dalam trauma healing korban bencana, pengelolaan dapur umum, serta dukungan awal bagi masyarakat terdampak di berbagai daerah. Ke depan, mereka rencanakan koordinasi lebih erat dengan Kemensos, terutama pada pemulihan pascabencana seperti sekolah dan rumah ibadah agar aktivitas masyarakat cepat pulih.
Fokus Penguatan Struktur
Selain bencana, diskusi juga menyentuh penataan kepengurusan Karang Taruna hingga tingkat bawah untuk efektivitas program pemerintah daerah. PNKT tegaskan komitmen tingkatkan kapasitas kader guna pemberdayaan generasi muda dan graduasi dari bantuan sosial.
Ketua PNKT Budi Satriyo Djiwandono menyebut peningkatan kapasitas kader sebagai prioritas. “Peluang kerja dan usaha lokal butuh SDM terlatih. Pelatihan kader Karang Taruna akan diperkuat,” ujarnya. Ia anggap pertemuan ini memperkuat posisi Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah di bidang sosial, bencana, dan pembangunan pemuda.
Harapan Mensos
Mensos Saifullah Yusuf mengharapkan Karang Taruna lebih aktif tangkap peluang program prioritas Presiden, seperti perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Kami butuh Karang Taruna pendampingi langsung di daerah, pastikan manfaat program negara dirasakan,” tegasnya. Pertemuan ini jadi langkah konkret kolaborasi untuk masyarakat Indonesia.
Foto : Kemensos
