Wamendag Roro Dorong HIPMI Jadi Ujung Tombak Ekspor Nasional

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Badan Semi Otonom (Basnom) HIPMI Export Center (HEC) di Jakarta, Kamis (12/2). Foto: dok.Kemendag Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Badan Semi Otonom (Basnom) HIPMI Export Center (HEC) di Jakarta, Kamis (12/2). Foto: dok.Kemendag

Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekspor nasional. HIPMI dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan eksportir-eksportir muda yang tangguh dan berorientasi global.

Hal tersebut disampaikan Wamendag Roro saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Badan Semi Otonom (Basnom) HIPMI Export Center (HEC) di Jakarta, Kamis (12/2).

“Kita perlu berkolaborasi dan saling mendukung untuk menembus pasar internasional. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, peluang ekspor dapat dimanfaatkan secara lebih optimal,” ujar Wamendag Roro.

Menurutnya, pelantikan Pengurus Basnom HEC menjadi wujud nyata komitmen dunia usaha yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah untuk mempercepat akselerasi ekspor dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap HEC dapat berperan sebagai pusat pembinaan bagi pengusaha muda agar semakin siap memasuki pasar ekspor.

Roro juga mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan Republik Indonesia telah memiliki sejumlah export center di berbagai daerah seperti Surabaya, Batam, Makassar, hingga Balikpapan. Melalui fasilitas tersebut, pelaku usaha di daerah difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas akses pasar luar negeri.

Tak hanya itu, Kemendag juga memiliki perwakilan perdagangan (perwadag) di 33 negara yang dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan calon buyer internasional. Peran perwadag diharapkan mampu meminimalkan risiko transaksi sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan ekspor.

Dalam kesempatan yang sama, Wamendag Roro mengapresiasi keberanian pengusaha muda dalam menghadapi tantangan bisnis. Ia menekankan pentingnya semangat pantang menyerah, inovasi, serta kolaborasi erat antara dunia usaha dan pemerintah. Dengan dukungan fasilitas Kemendag, jejaring internasional, serta pusat pembinaan seperti HEC, ia optimistis generasi muda dapat menjadi motor penggerak ekspor Indonesia.

Sementara itu, Arief Wibisono menambahkan bahwa perwakilan perdagangan berfungsi sebagai business agent pemerintah di luar negeri yang membantu promosi dan menjembatani kebutuhan buyer dengan pelaku usaha dalam negeri.

Menurutnya, pelaku usaha juga dapat memanfaatkan perwakilan perdagangan untuk memperoleh informasi pasar dan menindaklanjuti berbagai inquiry dari luar negeri guna meningkatkan peluang transaksi ekspor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kinerja perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 41,05 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD 31,04 miliar.

Ditemui di lokasi acara, Ketua HEC Iffan Izzulhaq menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong pengembangan ekspor nasional, termasuk peran Kementerian Perdagangan sebagai pintu akses pelaku usaha ke pasar global. Ia menyebut HEC berperan sebagai penggerak kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar berjalan sinergis.

Izzul menegaskan dukungan Wamendag Roro dan kementerian terkait diharapkan mampu membimbing HEC agar semakin maju dan efektif dalam memperluas peluang ekspor bagi pengusaha muda Indonesia.