Jakarta, GPriority.co.id – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI (Jubir Kemlu RI), Vahd Nabyl Mulachela, menyatakan bahwa tidak ada kewajiban untuk Indonesia membayar donasi sebagai anggota Board of Peace (BoP).
Kendati demikian, sebut Nabyl, langkah Indonesia membayar donasi BoP menjadi komitmen kontribusi terhadap rekonstruksi di Gaza.
“Mengenai donasi, sebenarnya tidak ada kewajiban untuk membayar sebagai anggota BoP. Namun Indonesia memang memiliki komitmen untuk berkontribusi yang tujuannya adalah untuk membantu rekonstruksi di Gaza. Dan ini nantinya akan dilakukan, banyak hal-hal teknis yang masih akan dibahas untuk jumlah dan sebagainya,” jelas Nabyl dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2).
Lebih lanjut Nabyl mengonfirmasi, pertemuan perdana anggota BoP akan berlangsung hari ini di Washington DC, waktu setempat. Saat ini, Nabyl melaporkan, Presiden Prabowo Subianto bersama Menlu RI Sugiono sudah berada di lokasi.
Ia menekankan, keterlibatan Indonesia dalam BoP tetap bertujuan untuk mendukung perdamaian Palestina yang berdasarkan pada resolusi Dewan Keamanan.
“Sebetulnya kita sudah sampaikan beberapa kali juga bahwa keterlibatan Indonesia di dalam BoP ini ada latar belakangnya yang berkaitan dengan proses untuk mendukung keamanan Palestina dan berdasarkan pada resolusi Dewan Keamanan,” sebutnya.
Nabil melanjutkan, “Artinya, interpretasi kita terhadap keterlibatan Indonesia ini perlu dimaknai dalam konteks tersebut. Sehingga, peran-peran yang akan dilakukan pun tidak akan berubah dari prinsip-prinsip tersebut.”
Perlu diketahui, sebagai anggota BoP Indonesia membayar iuran (donasi) sebesar Rp16,7 triliun ke Amerika Serikat. Namun Menlu Sugiono menekankan, iuran tersebut bukan membership fee, melainkan dana rekonstruksi Gaza secara sukarela yang juga diberikan oleh negara-negara anggota BoP lainnya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Menlu RI Sugiono juga telah melakukan pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI turut membahas mengenai peran Indonesia yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya perjuangan Palestina.
