Alasan Iman Brotoseno Mundur dari Dirut TVRI, Ingin Fokus Pulihkan Kesehatan

Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), Iman Brotoseno. Foto: istimewa Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), Iman Brotoseno. Foto: istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), Iman Brotoseno, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (24/2).

Keputusan tersebut disampaikan langsung dalam rapat mingguan yang dihadiri jajaran direksi, Kepala Satuan Kerja (Satker), serta Kepala Stasiun TVRI se-Indonesia di Gedung Penunjang Operasional (GPO), Jakarta.

Dalam forum internal tersebut, Iman menegaskan bahwa pengunduran dirinya murni dilatarbelakangi kondisi kesehatan dan tidak terkait faktor lain.

“Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,” kata Iman.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi yang berkembang terkait dinamika di internal lembaga penyiaran publik tersebut.

Dewan Pengawas (Dewas) TVRI menyatakan akan segera memproses surat pengunduran diri tersebut sesuai regulasi yang berlaku. Proses ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2024 serta Keputusan Dewan Pengawas TVRI Nomor 1 Tahun 2024.

Ketua Dewas TVRI, Agus Sudibyo, menyampaikan bahwa sidang untuk menyetujui atau menolak pengunduran diri tersebut akan digelar paling lambat 14 hari setelah surat resmi diterima.

Agus juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Iman selama memimpin TVRI.

Selain itu, ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga stabilitas kerja di tengah proses transisi kepemimpinan.

“Bekerja sebaik-baiknya untuk bersama-sama menjalankan fungsi lembaga penyiaran publik,” ujar Agus.

Dengan pengajuan pengunduran diri ini, TVRI memasuki fase transisi kepemimpinan. Dewas memiliki kewenangan untuk menetapkan langkah lanjutan, termasuk penunjukan pelaksana tugas (Plt) apabila diperlukan, guna memastikan roda organisasi tetap berjalan normal.

Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI memegang peran strategis dalam menyediakan informasi, pendidikan, dan hiburan yang berimbang bagi masyarakat. Stabilitas manajemen dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik.