Bupati Armia Pahmi Resmikan Jembatan Bailey di Aceh Tamiang

Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Armia Pahmi menandatangani prasasti tanda peresmian Jembatan Bailey di Kecamatan Kejuruan Muda. Senin (9/3). Foto: zulfitra/gpriority Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Armia Pahmi menandatangani prasasti tanda peresmian Jembatan Bailey di Kecamatan Kejuruan Muda. Senin (9/3). Foto: zulfitra/gpriority

Aceh, GPriority.co.id – Jembatan penghubung di Desa Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang kini sudah kembali aktif dan dapat dilalui masyarakat.

Seperti diketahui, Jembatan Modular atau Bailey tersebut merupakan salah satu jembatan di Aceh Tamiang yang masuk dalam program pembangunan 200 titik jembatan garuda oleh pemerintah melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan melibatkan unsur TNI serta dukungan masyarakat setempat.

Program tersebut merupakan gagasan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang selanjutnya direalisasikan di berbagai daerah, khususnya untuk wilayah Sumatera dan Aceh._wilayah yang ditimpa bencana banjir dan longsor.

Jembatan Bailey di Desa Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda itu diresmikan oleh Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Armia Pahmi, Senin (9/3).

Usai meresmikan jembatan, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan telah bekerja keras dalam pembangunan jembatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI AD dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras hingga Jembatan Modular Garuda ini dapat terbangun,” kata Armia Pahmi.

Menurutnya, jembatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Tanjung Genteng dan desa sekitarnya.

Ia menyebut, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi serta mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Lebih jauh, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Kodim 0117/Aceh Tamiang, Mayor Cpm Lili Fitriadi mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh TNI AD dan pemerintah.

Kata dia, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan melibatkan unsur TNI serta dukungan masyarakat setempat.

Program 200 Titik Jembatan Garuda ini merupakan salah satu contoh nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat di daerah.

“Melalui program ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedesaan serta mempercepat pemulihan pasca bencana,” ujar Kasdim 0117/Aceh Tamiang, Lili Fitriadi.