Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bekerja di pemerintahan merupakan bentuk pengorbanan dan pengabdian kepada negara.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara di Jakarta, Jumat (10/4).
Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan bahwa sejak awal menerima mandat dari rakyat sebagai kepala negara, ia telah meminta seluruh jajarannya untuk mengedepankan pendekatan yang manusiawi dalam menjalankan tugas.
Selain itu, ia juga mengajak para pejabat untuk menghentikan berbagai praktik yang merugikan masyarakat.
“Saya mengajak marilah kita tutup praktek-praktek yang tidak baik kita tutup, menipu rakyat, menipu atasan. Membeking, praktek-praktek yang tidak baik, seperti penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal,” kata Prabowo dilihat dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengimbau seluruh pihak yang telah diberi kepercayaan oleh rakyat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Saya mengimbau ayo kita semua yang diberi kepercayaan rakyat, mari kita laksanakan tugas yang diberikan oleh rakyat kepada kita dengan baik,” tambahnya.
Ia juga mengaku memahami bahwa penghasilan para pejabat mungkin belum mencukupi kebutuhan hidup mereka dan keluarga.
Namun demikian, Prabowo menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak sebanding dengan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat luas.
Karena itu, ia kembali menekankan bahwa bekerja di pemerintahan harus dipandang sebagai bentuk pengabdian dan pengorbanan untuk kepentingan rakyat.
“Kita harus pahami bekerja di pemerintahan adalah pengabdian. Berapa ribu kali saya harus tekankan bekerja di pemerintahan adalah pengorbanan dan pengabdian,” pungkasnya.
