Sulawesi Tengah, GPriority.co.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Morowali Utara meraih penghargaan realisasi investasi penanaman modal tertinggi 2025, Sabtu (11/4).
Dari informasi yang didapat GPriority, penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, pada agenda “Rapat Koordinasi Penanaman Modal se-Sulawesi Tengah Tahun 2026”, dan diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Morowali Utara, Armasyah Abdul Pattah S.Sos, M.Si.
DPMPTSP Morowali Utara menempati peringkat ke-2 sebagai Kabupaten se-Sulawesi Tengah yang mencapai target realisasi investasi penanaman modal tahun 2025. Adapun nilainya mencapai lebih dari Rp9,7 triliun.
Mewakili Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Asisten Pemerintahan dan Kesra Sulawesi Tengah, DR. Farid Rifai Yotolembah, M.Si, dalam sambutannya menyebut Sulawesi Tengah menjadi daerah dengan posisi yang sangat strategis dengan potensi SDA yang besar, mulai dari sektor pertambangan, industri pengelolahan, perikanan, hingga pariwisata.
Pemprov Sulteng berupaya menjadikan agenda rapat koordinasi ini sebagai forum kerja sama untuk mempercepat investasi daerah.
Sementara itu, Kabupaten Morowali Utara sendiri menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia, terutama investasi di sektor pertambangan dan industri pengolahan logam.
Potensi terbesar Morowali Utara ada pada industri pertambangan nikel dan pengolahannya (hilirisasi). Selain menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDRB, juga didukung investasi besar pada smelter dan terintegrasi dengan industri global (stainless steel dan baterai EV).
Pada akhirnya, investasi besar di Morowali Utara memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi tinggi, penurunan pengangguran hingga sekitar 2,23 persen, serta peningkatan pendapatan per kapita (menurut data nextindonesia.
