Prabowo di Depan 503 Ketua DPRD: Kita dari Partai Politik Berbeda, Tapi Tetap Satu

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4). Foto: BPMI Setpres Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4). Foto: BPMI Setpres

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh ketua DPRD se-Indonesia untuk mengesampingkan perbedaan dan bersatu dalam membangun bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan di hadapan 503 ketua DPRD dalam kegiatan retret yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional di Akademi Militer, Sabtu (18/4).

“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda, suku yang berbeda, pendidikan yang berbeda, profesi yang berbeda, dan partai politik yang berbeda. Namun, sebagai anak bangsa, kita tetap satu,” ujar Prabowo dikutip, Minggu (19/4).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan keinginannya untuk berbicara secara terbuka kepada para pimpinan DPRD. Ia mengingatkan bahwa penyampaian pandangannya mungkin tidak selalu mudah diterima.

“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin apa yang saya sampaikan nanti ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih,” katanya.

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional selama lima hari di Magelang. Program tersebut mengangkat tema penguatan peran pimpinan DPRD dalam mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, melaporkan bahwa KPPD berlangsung sejak 15 hingga 19 April 2026 dan diikuti oleh 503 ketua DPRD dari seluruh Indonesia.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam pengarahan tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Pengarahan inti dalam kegiatan tersebut diketahui berlangsung secara tertutup, sementara retret KPPD menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.