Jakarta, GPriority.co.id – Suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Galur dan Kramat, Jakarta Pusat, pada Senin (20/4), terpantau normal di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Berdasarkan pantauan GPriority pada pukul 09.00–10.00 WIB, masyarakat tetap mengantre untuk membeli BBM subsidi Pertalite dan Pertamax.
Sementara itu, BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex terlihat sepi seperti biasanya.
Salah satu pengendara kenderaan roda dua, May, mengaku tidak terlalu terdampak oleh kenaikan harga BBM nonsubsidi karena bukan pengguna jenis tersebut. Namun, ia berharap kenaikan harga ini tidak berdampak pada BBM subsidi.
“Kalau saya pribadi, saya bukan penggunanya ya. Jadi saya merasa kayak aman-ama aja lah ya. Tapi saya berharap ini gak berimbas ke semuanya, ke subsidi juga gak berimbas,” ucap May kepada GPriority, Senin (20/4).
Sebagai informasi, berdasarkan laman resmi Pertamina, harga Pertamax Turbo di wilayah DKI Jakarta naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter per 1 April 2026.
Harga Dexlite juga meningkat menjadi Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex kini dibanderol Rp23.900 per liter, naik dari Rp14.500 per liter. Penyesuaian harga ini juga terjadi di sejumlah provinsi lain.
