Kejar Anak Zero-Dose, Kemenkes Perkuat Imunisasi Nasional

Acara puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026 yang digelar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Sabtu (2/5)/Foto : Dok. Kemenkes RI Acara puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026 yang digelar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Sabtu (2/5)/Foto : Dok. Kemenkes RI

Depok, GPriority.co.id – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan komitmennya memperkuat program imunisasi nasional dengan fokus menjangkau anak zero-dose—anak yang belum pernah menerima vaksin sama sekali.

Komitmen ini disampaikan dalam puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026 yang digelar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Sabtu (2/5).

Data tahun 2025 menunjukkan cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia mencapai 80,2 persen. Meski mengalami peningkatan, masih terdapat sekitar 960 ribu anak yang belum tersentuh imunisasi, sehingga menjadi prioritas utama pemerintah ke depan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, Andi Saguni, menegaskan bahwa penguatan imunisasi rutin menjadi langkah krusial setelah pandemi COVID-19.

Menurutnya, penurunan cakupan imunisasi selama pandemi meningkatkan risiko munculnya kejadian luar biasa penyakit menular seperti campak, difteri, dan pertusis.

Pemerintah, lanjutnya, telah memastikan ketersediaan vaksin nasional aman hingga sembilan bulan ke depan. Distribusi serta kualitas rantai dingin di daerah juga terus diperkuat untuk menjamin efektivitas program imunisasi.

Dukungan juga datang dari mitra internasional. Perwakilan UNICEF Indonesia, Jean Lokenga, menekankan bahwa imunisasi merupakan hak dasar setiap anak. Ia menyebut lebih dari 100 juta dosis vaksin telah disalurkan melalui inisiatif global The Big Catch-Up di berbagai negara.

Sementara itu, perwakilan World Health Organization, Olivia, menyatakan bahwa vaksin telah menyelamatkan lebih dari 150 juta jiwa secara global. Ia menilai imunisasi sebagai salah satu intervensi kesehatan paling efektif dan efisien yang harus terus diperkuat berbasis bukti ilmiah.

Direktur Imunisasi Kemenkes RI, Indri, menambahkan bahwa momentum Pekan Imunisasi Dunia dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Tema global tahun ini, “For Every Generation, Vaccines Work”, sejalan dengan tema nasional “Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia” yang menekankan pentingnya vaksinasi sepanjang siklus hidup.

Acara puncak juga diramaikan dengan kegiatan fun walk serta layanan imunisasi langsung bagi masyarakat. Salah satu peserta, Dila (33), mengaku puas dengan layanan yang cepat dan tertib saat anaknya menerima imunisasi PCV ke-3.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, pemerintah optimistis target cakupan imunisasi nasional dapat tercapai, sekaligus memperkuat fondasi kesehatan menuju Indonesia Emas 2045.