Bikin Haru! Ini Alasan Baim Wong Gandeng Aktor Down Syndrome di Film “Semua Akan Baik-Baik Saja”

Jakarta, GPriority.co.id – Film garapan sutradara sekaligus aktor Baim Wong berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja sukses mencuri perhatian publik sejak diumumkan. Salah satu hal yang paling disorot adalah keterlibatan dua aktor down syndrome, yakni Alim dan Vanessa.

Baim mengungkapkan, kehadiran Alim dan Vanessa dalam film yang dijadwalkan tayang mulai 13 Mei 2026 di bioskop Indonesia itu sebenarnya tidak direncanakan sejak awal. Bahkan, karakter Vanessa sama sekali tidak ada di dalam naskah.

Awalnya, Baim bertemu Alim di sebuah kafe bernama Kopi Kamu, tempat Alim bekerja sebagai barista. Dari pertemuan itu, Baim mengaku kagum melihat kemampuan Alim yang dinilainya mampu berpikir dan bekerja seperti orang pada umumnya.

Ia juga mengapresiasi pemilik kafe yang telah memberikan kesempatan kerja kepada Alim dan komunitas penyandang down syndrome lainnya.

“Saya pastinya tidak merencanakan ada Alim di film saya. Jujur. Saya main ke Kopi Kamu. Kopi Kamu itu tempat dia kerja menjadi barista. Disitu saya berfikirnya balik lagi, kok orang bisa berfikiran seperti ini, sedangkan kita tidak. Dia bisa mengubah komunitas orang istimewa ini menjadi hebat, kenapa kita tidak? Berarti ada sesuatu yang harus bisa saya lakukan di hati saya,” kata Baim dalam press screening dan press conference di Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Baim menjelaskan, karakter yang dimainkan Alim awalnya ditulis sebagai anak berusia sekitar 8 hingga 11 tahun yang mengalami perundungan. Namun setelah bertemu Alim, ia merasa tidak ada sosok lain yang lebih tepat memerankan karakter tersebut.

Menurut Baim, keterlibatan Alim bukanlah bentuk eksploitasi, melainkan upaya untuk memberikan ruang yang sama bagi penyandang down syndrome di dunia akting profesional.

“Itu yang selalu digembar-gemborkan oleh semua orang, dibilangnya kita memakai mereka untuk eksploitasi, enggak. Saya mau dia bermain benar, akting benar, menjadi pemain benar. Itu yang kadang-kadang orang salah artikan,” tegas Baim.

Baim juga mengaku terkejut dengan respons publik setelah mengunggah momen bersama Alim di media sosial. Banyak orang tua yang merasa tergerak dan mulai percaya bahwa penyandang down syndrome juga mampu berakting dengan baik apabila diarahkan secara serius.

Sementara itu, Vanessa justru bergabung secara spontan. Baim mengatakan dirinya sering melihat Vanessa menemani Alim, hingga akhirnya tertarik memasukkan Vanessa ke dalam film karena chemistry keduanya yang dinilai sangat natural.

“Saya ngeliat dia kok lucu banget berdua, kayak sayang-sayangan, suka-sukaan. Saya bilang sama dia, ‘eh kamu mau main film gak?’ ‘Mau kata dia.’ Hari H, gak ada prepare sama sekali. Kamu ganti baju sekarang, aku jadiin kamu murid baru disini. Udah jadi yang kalian nonton. Sebanyak itu scenenya,” pungkasnya.