Jakarta, GPriority.co.id – Kebakaran melanda rumah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) pagi. Peristiwa itu menyebabkan Haerul Saleh meninggal dunia saat berada di ruang kerja rumahnya.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui setelah ketua RT setempat melihat asap hitam mengepul dari bagian atas rumah.
“Awalnya berdasarkan informasi dari RT setempat yang melihat asap hitam mengepul dari lantai empat rumah terbakar,” ujar Asril Rizal kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari laporan ANTARA.
Petugas pemadam kemudian menerima laporan dan langsung mengerahkan personel ke lokasi. Sebanyak 48 personel dengan 12 unit armada diterjunkan untuk memadamkan api di rumah yang berada di Jalan Teratai VI, Tanjung Barat, Jagakarsa tersebut. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 08.46 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, mengatakan area yang terbakar paling parah berada di lantai empat rumah korban yang digunakan sebagai ruang kerja.
“Sementara 80-an persen lah ya di atas, ruang kerja beliau ya. 80-an persen lah kira-kira di ruang kerja beliau,” kata Putu Yuni Setiawan di lokasi kejadian.
Polisi juga mengungkapkan bahwa saat kebakaran terjadi, Haerul Saleh tidak sendirian di rumah tersebut. Terdapat tiga asisten rumah tangga (ART) yang berhasil menyelamatkan diri.
“Kalau di atas, keterangan sementara saksi, dengan beliau dan bertiga. Tapi kan ada yang di bawah,” ujar Putu.
Menurut polisi, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polri telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Haerul Saleh.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh,” kata Amran dalam keterangannya di Jakarta.
