3 Pendaki Tewas dalam Erupsi Gunung Dukono, Jenazah Belum Berhasil Dievakuasi

Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengalami erupsi pada Jumat (8/5) pukul 07.41 WIT./Foto Antara News

Maluku Utara, GPriority.co.id – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengalami erupsi pada Jumat (8/5) pukul 07.41 WIT. Dampak erupsi terpantau di wilayah Kecamatan Galela, tepatnya di Desa Mamunya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani mengatakan total pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi sebanyak 20 orang. Sebanyak 17 pendaki telah berhasil dievakuasi ke lokasi aman.

Sementara itu, tiga orang lainnya masih berada di area puncak. Mereka merupakan korban yang dilaporkan meninggal dunia, terdiri atas dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura dan satu Warga Negara Indonesia (WNI).

Para korban diketahui terjebak saat Gunung Dukono mengalami erupsi. Hingga kini, jenazah para korban belum dapat dievakuasi karena masih berada di kawasan gunung.

“Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono,” kata Iwan dikutip dari Antara, Sabtu (9/5).

Ia menambahkan, personel yang diterjunkan terdiri atas empat anggota Basarnas, tujuh personel Polres Halmahera Utara, tiga anggota BPBD, tiga personel TNI, serta sekitar 20 warga yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi.

Berikut data korban yang telah dievakuasi:

  1. Toh Yu Ming Eugene (30), WNA Singapura
  2. Ong Shilin Selene (37), WNA Singapura
  3. Phoebe Low Pei Qi (33), WNA Singapura
  4. Iris (31), WNA Singapura
  5. Venessa Lee (30), WNA Singapura
  6. Geraldine Lee (30), WNA Singapura
  7. Shan De (28), WNA Singapura
  8. Hairudin Doro (26), WNI asal Loloda Baja
  9. Battiar Bahdar (24), WNI asal Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan
  10. Yusrin Latif (23), WNI asal Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan
  11. Ahmad Asmar (22), WNI asal BTN Pohon Pala, Kota Ternate
  12. Sahrul Asim (26), WNI asal Bastiong
  13. Riska Miska Isbar (29), WNI
  14. Fiki Nafila (27), WNI
  15. Sudin Juanga (45), WNI asal Desa Mamuya, Kecamatan Galela

Data korban selamat yang masih ikut dalam proses pencarian:

  1. Jailan Ayub (45), WNI asal Bastiong
  2. Reza Selang (35), WNI asal Koloncucu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate

Data korban yang belum ditemukan:

  1. Heng Wen Qiang Timothy (30), WNA Singapura
  2. Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27), WNA Singapura
  3. Enjel, WNI perempuan.

Sebagai informasi, Gunung Dukono telah ditutup untuk umum sejak 17 April 2026 karena aktivitas vulkaniknya terus mengalami peningkatan.

Pengumuman penutupan Gunung Dukono telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui surat edaran dari Dinas ESDM.