Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengalokasikan anggaran investasi sebesar Rp842,48 miliar untuk meningkatkan keselamatan di 1.638 lokasi perlintasan sebidang prioritas di Indonesia.
Anggaran tersebut terdiri dari kebutuhan petugas penjaga perlintasan sebesar Rp603,9 miliar, pembangunan pos jaga Rp158,1 miliar, serta fasilitas pendukung mekanikal dan elektrikal senilai Rp60,9 miliar.
Saat ini terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia, yang terdiri dari 2.771 perlintasan terdaftar dan 903 perlintasan tidak terdaftar.
Berdasarkan hasil evaluasi, Kemenhub, sebanyak 172 perlintasan direkomendasikan untuk ditutup karena memiliki lebar jalan kurang dari dua meter.
Sementara itu, 1.638 lokasi prioritas dinilai perlu mendapatkan peningkatan keselamatan. Upaya tersebut meliputi penyediaan petugas penjaga, pembangunan pos jaga, fasilitas pendukung, alat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan lainnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pihaknya tidak akan berkompromi terkait keselamatan transportasi.
Ia mengatakan, kecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada 27 April 2026 menjadi pelajaran penting yang akan ditindaklanjuti melalui perbaikan sistem.
“Kami menyatakan, tidak ada kompromi untuk keselamatan transportasi. Setiap kejadian harus menjadi pelajaran, dan ditindaklanjuti dengan perbaikan sistem,” kata Dudy dalam dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Kamis (21/5).
“Kami akan memastikan seluruh rekomendasi keselamatan yang nanti diterbitkan, akan ditindaklanjuti secara serius, terukur, dan dapat dipantau pelaksanaannya,” tambahnya.
