Kebumen, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menunda pembangunan kantor-kantor pemerintahan di berbagai daerah di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan Panen Raya Udang di Tambak Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan dirinya telah memerintahkan jajaran Kabinet Merah Putih untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek yang dinilai produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Nanti dalam bulan-bulan yang akan datang, kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan. Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah,” kata Prabowo, sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menjelaskan, proyek produktif yang dimaksud adalah pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, serta meningkatkan kekayaan dan pendapatan masyarakat Indonesia.
“Batasan produktif apa? Menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita. Kedua, menghasilkan nilai tambah. Menambah kekayaan bangsa Indonesia, menambah penghasilan rakyat kita. Itu arti produktif,” tegas Prabowo.
Atas dasar itu, Prabowo meminta sejumlah proyek pembangunan kantor pemerintahan untuk sementara ditunda. Menurutnya, pembangunan harus lebih difokuskan pada sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jadi maaf kita sekarang agak tunda lah bangun banyak kantor-kantor. Kantor itu perlu, tapi jangan ada kantor gak ada produktifitas. Kantro megah produknya gak ada,” ucapnya.
Prabowo menegaskan, hasil dan manfaat bagi rakyat lebih penting dibanding kemegahan bangunan kantor pemerintahan.
“Lebih baik kantornya tidak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” pungkas Prabowo.
