Prabowo Saksikan Panen Raya Udang di Kebumen, Hasilnya Bertaraf Dunia

Presiden Prabowo Subianto dan jajaran serta warga dalam Panen Raya Tambak Udang di Kabumen/Foto Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Kebumen, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

Kegiatan diawali dengan peninjauan kawasan tambak oleh Prabowo, kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan langsung proses panen udang di lokasi tersebut.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan panen raya di tambak Kebumen telah berlangsung selama tiga tahun dan hasil produksinya telah mencapai standar tingkat dunia.

Menurutnya, capaian tersebut sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan negara.

“Jadi hari ini saya hadir menyaksikan panen raya udang di proyek ini sudah tiga tahun, dan hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Jadi sangat menjanjikan,” kata Prabowo, sebagaimana disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menjelaskan, satu hektare tambak di Kebumen mampu menghasilkan hingga 40 ton udang dengan harga jual mencapai Rp70 ribu per kilogram.

“Tadi saya diberi laporan 1 hektar bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa. Dan harganya sangat bagus, harganya Rp70 ribu perkilo. Berarti perton Rp70 juta. Jadi ini sangat bagus, sangat produktif,” jelasnya.

Tambak udang seluas 65 hektare tersebut juga menyerap sekitar 650 tenaga kerja yang mayoritas merupakan warga lokal Kebumen.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan pemerintah saat ini tengah membangun sejumlah kawasan tambak udang di berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa di antaranya berada di Waingapu, Nusa Tenggara Timur, dengan luas mencapai 2.000 hektare, serta di Gorontalo seluas 200 hektare. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun kawasan tambak ikan di wilayah Pantura, Jawa Barat, seluas 14 ribu hektare.

“Di daerah-daerah seluruh Indonesia, kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita, dan juga untuk jual ke luar negeri. Supaya kita bisa dapat devisa,” pungkas Prabowo