Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Siapa Penggantinya?

Kepala BGN, Dadan Hindayana/Foto : Dok. Instagram @badangizinasional.ri Kepala BGN, Dadan Hindayana/Foto : Dok. Instagram @badangizinasional.ri

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN (Badan Gizi Nasional), Selasa (2/6).

Sebagai penggantinya, menurut laporan ANTARA, Prabowo menunjuk Nanik Sudaryati Deyang. Pergantian pucuk pimpinan lembaga yang menjadi tulang punggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dilakukan di tengah sorotan publik terhadap kinerja BGN dalam beberapa bulan terakhir.

Adapun keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo.

Berbagai persoalan dalam implementasi program, mulai dari tata kelola, koordinasi lapangan, hingga sejumlah kasus keracunan makanan yang terjadi di beberapa daerah, disebut menjadi bagian dari pertimbangan evaluasi tersebut.

Dadan Hindayana sendiri bukan sosok baru di lingkungan BGN. Ia merupakan Kepala BGN pertama yang dilantik pada 19 Agustus 2024 setelah lembaga tersebut dibentuk untuk mengawal program pemenuhan gizi nasional. Pelantikannya dilakukan oleh Presiden
Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 94B Tahun 2024.

Sebelum memasuki dunia birokrasi, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi dari IPB University. Ia lahir di Garut, Jawa Barat, pada 1967 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di IPB sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan pada 1990.

Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Jerman dan meraih gelar magister di Universitas Bonn serta doktor bidang Entomologi Terapan dari Leibniz Universität Hannover.

Karier akademiknya terbilang panjang. Sejak 1992, Dadan mengabdi sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan aktif menghasilkan berbagai publikasi ilmiah.

Namanya kemudian masuk radar pemerintahan karena dinilai memiliki kapasitas manajerial dan pengalaman dalam pengembangan kelembagaan. Saat pembentukan BGN pada 2024, ia dipercaya menjadi figur pertama yang memimpin lembaga tersebut.

Meski masa jabatannya berakhir melalui keputusan Presiden Prabowo, kontribusi Dadan dalam membangun fondasi awal BGN dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan lembaga tersebut.

Kini, estafet kepemimpinan BGN berada di tangan Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala badan dan dikenal aktif dalam koordinasi pelaksanaan program MBG.