Benarkah Prabowo Tunjuk Haji Isam Untuk Pimpin Tim Pemadaman Karhutla Kalimantan?

Presiden Prabowo Subianto disebut menunjuk pengusaha asal Kalimantan, H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan/Foto : Dok. Istimewa Presiden Prabowo Subianto disebut menunjuk pengusaha asal Kalimantan, H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan/Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id- Kabar Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha asal Kalimantan, H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan menjadi perhatian publik.

Setelah kabar tersebut viral di media sosial, Istana membantah informasi tersebut dan menegaskan tidak ada penunjukan Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan.

Sebelumnya, kabar mengenai penugasan Haji Isam ramai diberitakan sejumlah media lokal. Wartabanjar melaporkan Haji Isam mendapat mandat melalui sambungan telepon dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sekitar pukul 11.00 WITA pada Sabtu (22/8).

Setelah menerima mandat tersebut, Haji Isam disebut langsung bertolak menuju Banjarmasin dan melakukan rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan.

Dalam laporan tersebut, Haji Isam disebut menjalankan mandat untuk membantu memimpin dan mengoordinasikan penanganan karhutla Kalimantan Selatan. Ia juga dilaporkan hadir bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait dalam peninjauan titik kebakaran di wilayah Banjarbaru.

Namun, sehari kemudian, pemerintah memberikan klarifikasi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar bahwa Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo saat ditemui wartawan di Jakarta, Minggu (23/8).

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons informasi yang beredar di media sosial mengenai penunjukan Haji Isam untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk ikut membantu menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, keterlibatan tersebut tidak berarti adanya penunjukan Haji Isam sebagai koordinator.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, pemerintah pusat telah menetapkan pembagian tugas dengan melibatkan sejumlah pejabat setingkat menteri untuk memberikan perhatian terhadap wilayah prioritas.

“Kita pemerintah pusat juga sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah. Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu,” katanya.

Dengan demikian, informasi mengenai Haji Isam ditunjuk Prabowo memimpin pemadaman karhutla Kalimantan perlu ditempatkan sebagai kabar yang telah dibantah pemerintah. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap karhutla Kalimantan, koordinasi resmi pemerintah tetap menjadi rujukan utama dalam penanganan kebakaran.