Banjarmasin, GPriority.co.id – Perayaan ulang tahun ke-58 Hj. Masrupah Syarifuddin, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, menjadi sorotan di media sosial. Pesta tersebut mengusung tema “Kembali Muda”.
Dengan konsep mengenakan seragam SMA, sementara para tamu undangan juga disebut mengikuti tema pakaian yang telah ditentukan.
Perayaan ulang tahun Masrupah Syarifuddin tersebut digelar pada akhir Agustus 2026 di sebuah restoran. Dokumentasi berupa foto, video, serta undangan acara kemudian beredar di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Sorotan muncul karena pesta ulang tahun tersebut berlangsung ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan masih menjadi persoalan. Kondisi tersebut membuat sebagian warganet mempertanyakan kepantasan dan empati keluarga pejabat daerah ketika masyarakat dan petugas masih menghadapi dampak kebakaran serta kabut asap.
Salah satu komentar warganet yang beredar di Instagram @lambe_turah berbunyi, “Rakyat lagi menderita, boss!!! Empati lah sedikit,” tulis seorang pengguna media sosial. Komentar lain menyebut, “Gak ada empatinya sama sekalii, Naudzubillahminzalik Ya Allah. Maap…Gak respect.”
Warganet lainnya bahkan mengaitkan pesta tersebut dengan sentimen publik terhadap pejabat. “Kek gini yg bikin rakyat makin benci pejabat,” tulis seorang netizen dalam kolom komentar.
Namun, kritik di media sosial tersebut perlu dibedakan dari persoalan hukum. Sejumlah pemberitaan menyebut kegiatan pribadi tidak otomatis merupakan pelanggaran hukum selama tidak terbukti menggunakan anggaran negara. Perdebatan yang berkembang lebih banyak menyangkut etika, kepantasan, dan empati pejabat di tengah bencana.
Karhutla Kalsel Masih Jadi Perhatian
Di tengah viralnya pesta tersebut, penanganan karhutla di Kalsel masih berlangsung. Data BPBD Kalsel yang dikutip sejumlah media hingga 25 Agustus 2026 mencatat 1.903 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak 9.088,75 hektare dan 10.910 titik panas (hotspot).
Menariknya, hanya sehari sebelum pesta menjadi sorotan, Masrupah juga tercatat ikut dalam kegiatan sosial penanganan karhutla. Pada 27 Agustus 2026, ia bersama Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin mengunjungi Posko Karhutla Guntung Damar, Banjarbaru, dan membagikan 350 bungkus nasi goreng kepada relawan.
