Respect! Gubernur Sulteng Tanggung UKT Mahasiswa S1 hingga S3

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid memperluas akses pendidikan melalui Program Berani Cerdas, tanggung UKT mahasiswa hingga S3/Foto : Dok. Istimewa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid memperluas akses pendidikan melalui Program Berani Cerdas, tanggung UKT mahasiswa hingga S3/Foto : Dok. Istimewa

Palu, GPriority.co.id – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid memperluas akses pendidikan melalui Program Berani Cerdas, yang memberikan bantuan biaya pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Program tersebut bahkan diperluas untuk mencakup S1, S2, hingga S3 dengan ketentuan dan seleksi tertentu.

Program Berani Cerdas merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah untuk memperluas pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hingga akhir 2025, program ini telah menjangkau 23.569 pelajar dan mahasiswa dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar, terutama untuk pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Untuk jenjang S2 dan S3, Pemprov Sulawesi Tengah mulai menyiapkan perluasan program pada 2026. Bantuan tersebut diarahkan secara selektif pada bidang yang dianggap strategis dan dibutuhkan daerah, seperti kedokteran spesialis, pertambangan, keperawatan, notariat, tenaga ahli strategis, hingga profesi insinyur. Penerima juga diwajibkan kembali ke Sulawesi Tengah untuk mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan sesuai bidang keahliannya.

Anwar menegaskan bahwa program pendidikan tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas manusia.

“Bukan hanya janji kampanye semata, tetapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tutur Anwar dikutip dari laman resmi Pemprov Sulteng.

Ia juga menilai kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor penting bagi masa depan Sulawesi Tengah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam saja tidak cukup untuk menentukan kemajuan daerah.

“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegas Anwar.

Untuk jenjang S2 dan S3, Anwar menyebut penerimanya akan dipilih secara terbatas sesuai kebutuhan strategis daerah.

“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” tegasnya.

Saat ini, laman resmi Berani Cerdas juga mencantumkan periode bantuan pendidikan 2026/2027 untuk sejumlah jenjang, termasuk S1 dan S3.

Dengan konsep tersebut, Program Berani Cerdas Sulawesi Tengah bukan hanya membantu meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga dirancang agar lulusan berpendidikan tinggi dapat kembali berkontribusi membangun daerah.