Tarakan, GPriority.co.id – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Kalimantan Utara (Kaltara) diharapkan mampu menggerakan ekonomi daerah. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Dr. Bustan, SE, M.Si., dalam dialog interaktif “Sapa Kaltara” di RRI Tarakan.
Dalam dialog yang juga menghadirkan Ketua Panwasrah PORPROV II Kaltara, Dr. Wiyono Adi, SE., MPPM, serta Ketua Harian KONI Malinau, Drs. Gamaliel Hirung Ding, M.Si., Bustan mengatakan jika PORPROV II Kaltara bukan sekadar ajang pembinaan serta pertandingan yang kompetitif.
Lebih dari itu menurutnya, cerita PORPROV tidak akan berhenti sesaat peluit berhenti. PORPROV diharapkan menjadi mesin yang menggerakan ekonomi daerah. Hal ini bukan tanpa alasan, pergerakan atlet, oficial, keluarga hingga penonton menciptakan aktivitas ekonomi yang turut membuka ruang bagi pelaku UMKM.
Apalagi selama ini Kaltara identik sebagai wilayah perbatasan. Momentum ini tentu dapat menjadi etalase produk lokal sekaligus ruang perputaran ekonomi masyarakat. Bustan melihat hal ini sebagai bagian memandang event olahraga.
“Kita tidak ingin event olahraga hanya menghasilkan medali. Setiap event harus menjadi event kecil yang menggerakan ekonomi daerah,” sebutnya.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi titik temu antara prestasi dan produktivitas masyarakat. “Atlet mengejar podium, sementara masyarakat memperoleh peluang dari kegiatan yang berlangsung,” imbuhnya.
Seperti diketahui Kabupaten Malinau menjadi tuan rumah PORPROV II Kaltara pada 10 – 22 Oktober 2026 dengan 44 cabang olahraga dan dua cabang eksibisi, domino dan mini soccer.
Foto : Istimewa
