Tanjung Selor, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mengarahkan penyelenggaraan Calendar of Event 2026 tidak hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong lama tinggal, tingkat hunian akomodasi, belanja wisatawan, dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara Njau Anau mengatakan, keberhasilan event pariwisata perlu diukur dari dampak yang dihasilkan bagi destinasi, pelaku usaha, dan masyarakat lokal.
“Target kami tidak semata-mata mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga bagaimana event mampu meningkatkan lama tinggal, tingkat hunian akomodasi, belanja wisatawan dan pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Njau.
Sebagai gambaran, Kaltara mencatat 20.224 kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Sementara itu, pada April 2026 tercatat 1.353 kunjungan wisatawan mancanegara dan 137.309 perjalanan wisatawan nusantara.
Menurut Njau, data tersebut menjadi salah satu dasar dalam mengarahkan Calendar of Event agar berkontribusi terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami ingin Calendar of Event Kaltara tidak sekadar menjadi daftar kegiatan, tetapi menjadi paket pengalaman wisata,” katanya.
Ia menjelaskan, event yang diprioritaskan adalah kegiatan yang memiliki kekhasan Kaltara, mengandung nilai budaya, berpotensi menarik wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Karena itu, persiapan event dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terkait pelaksanaan acara. Pemprov Kaltara juga memperhatikan kesiapan destinasi, promosi, UMKM, pelaku usaha, dan masyarakat.
Njau menyebut event yang mengangkat budaya, alam, kawasan perbatasan, serta olahraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Salah satu contohnya ialah Iraw Tengkayu yang mengangkat identitas budaya daerah.
“Dari sisi target, kami tidak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi kualitas kunjungan. Artinya, kami ingin wisatawan datang, tinggal lebih lama, menggunakan akomodasi, mengunjungi destinasi, menikmati kuliner dan membeli produk UMKM lokal,” ujarnya.
Agenda September-Desember
Sejumlah event masuk dalam Calendar of Event Kaltara untuk periode September hingga Desember 2026. Pada September, agenda yang dijadwalkan meliputi Festival Tari Kreasi Daerah di Kabupaten Tana Tidung, Festival Sungai Kayan dan Musik Alam Fest 2026 di Kabupaten Bulungan, serta Festival Tanjung Karang di Kabupaten Nunukan.
Pada Oktober, kegiatan yang masuk kalender antara lain Birau Bulungan, Pesta Budaya Dayak Lundayeh, Irau Malinau 2026, Kaltara Begimpor, Kaltara Menyeduh, dan Benuanta Fest 2K26.
Selain itu, terdapat Irau Tidung Borneo Bersatu, Debaya North Awakening, dan Paras Fest di Kabupaten Nunukan.
Sementara pada November, agenda yang dijadwalkan ialah Menturus Tana Tidung, Bulungan Rally Wisata, dan Fun Color Desa Setabu di Kabupaten Nunukan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Kaltara berharap event pariwisata dapat menjadi instrumen untuk memperkuat promosi destinasi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.
Foto : Istimewa
