Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10). Dalam pertemuan itu, DEN menyampaikan sejumlah rekomendasi dan kajian strategis terkait perkembangan ekonomi global serta langkah penguatan perekonomian nasional.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, pertemuan tersebut juga menjadi ajang konfirmasi dan penyelarasan data ekonomi bersama kementerian teknis yang hadir, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian BUMN.
“Jadi tadi sekaligus juga kita mengonfirmasi data-data yang ada. Jadi saya senang sekali Bapak Presiden tadi sangat memberikan perhatian dengan data-data ekonomi yang kami berikan,” kata Luhut.
Tujuh rekomendasi strategis
DEN menyampaikan tujuh rekomendasi utama kepada Presiden Prabowo. Pertama, digitalisasi perlindungan sosial untuk meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial. Luhut menyatakan portal terpadu digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) akan diluncurkan pada 10 November 2026.
Kedua, pemerintah menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dampaknya terhadap kehadiran siswa, semangat belajar, kualitas menu, dan pemerataan penerima manfaat. Sebelumnya, DEN juga menekankan perlunya pembenahan tata kelola MBG, termasuk pemetaan ulang lokasi Satuan Pelayanan Program Gizi dan penguatan digitalisasi sistem Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketiga, DEN mengusulkan percepatan hilirisasi industri, mencakup nikel, aluminium, dan komponen baterai litium, guna meningkatkan nilai tambah serta ekspor nasional.
Ketahanan energi dan pangan
Rekomendasi keempat berfokus pada ketahanan energi. DEN mengusulkan strategi menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, memperkuat ekosistem pengadaan bahan bakar, dan meningkatkan ketepatan sasaran subsidi energi.
Kelima, DEN mengusulkan antisipasi terhadap El Nino dan La Nina melalui kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan banjir, serta potensi dampaknya terhadap produksi dan ketersediaan pangan.
Keenam, rekomendasi tersebut mencakup penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk pengairan lahan gambut dan penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Ketujuh, DEN mendorong reformasi pasar modal melalui penguatan penegakan aturan dan tata kelola.
Penekanan berbasis data
Presiden Prabowo disebut memberikan perhatian terhadap berbagai kajian dan data yang disampaikan DEN sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan. DEN menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan berbasis studi untuk mendukung kebijakan yang tepat serta memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.
Pertemuan itu berlangsung sehari setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada perdagangan Senin (19/10).
Foto : BPMI Setpres
