Kabupaten Tana Tidung meraih penghargaan atas prestasinya dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dengan predikat B. Penghargaan tersebut dilaksanakan dalam penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/ Kota Wilayah II yang diselenggarakan di Inaya Putri Bali Kawasan Wisata Nusa Dua Lot S-3 Benoa, Kabupaten Badung, Bali.
Penghargaan sendiri diberikan oleh Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Muhammad Yusuf Ateh kepada Bupati Kabupaten Tana Tidung, Dr. H. Undunsyah, MH.,M.Si.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2019 tentang SAKIP. SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.
“Evaluasi SAKIP kita mengalami kenaikan dari tahun 2017 ke 2018, 2017 dari C bisa meloncat menjadi B di tahun 2018 tanpa menempuh CC. Tahun 2018 angka SAKIP kita menjadi 60 dan ditahun 2019 kita memperoleh angka 63,66 jadi ada kenaikan 3,66 poin. Dan angka tersebut mengantarkan Kabupaten Tana Tidung di peringkat B. Di SAKIP 2020 yang akan digelar di tahun 2021, harus bisa meloncat sampai 7 poin sehingga bisa memposisikan meraih peringkat BB,” ujar Undunsyah.
Untuk mencapai peringkat BB di SAKIP harus mencapai 70-80, namun kenyataannya masih ada 7 poin yang masih kurang. Untuk itulah KTT seperti dijelaskan Undunsyah akan melakukan lima evaluasi terkait dengan SAKIP.
Yang pertama bagian masalah perencanaan kinerja kerja. Kedua evaluasi pengukuran kinerja terutama dalam kualitas pengukuran. Ketiga , evaluasi pelaporan kinerja juga harus ada peningkatan. Kempat evaluasi internal yang dilakukan oleh inspektorat. Seperti pemenuhan evaluasi, kualitas evaluasi yang masih rendah baik dokumen, penanganan dan tindak lanjut, pemanfaatan evaluasi setelah melihat evaluasi permasalahan yang ada. Kelima capaian evaluasi kinerja tidak tertata dengan baik sehingga nilai masih 48,98.
Di bagian terakhir adalah kinerja lain-lain yang dibilang masih nol. Untuk mengatasinya seperti dijelaskan Undunsyah ada beberapa inovasi yang akan diangkat menjadi sasaran kinerja lain-lain yang menjadi bagian dari program kerja di tahun 2020. Undun berharap dengan meningkatnya evaluasi tersebut, target BB SAKIP 2020 bisa tercapai.
Agar target tersebut bisa tercapai Pemkab Tana Tidung menggelar webinar pendampingan SAKIP.
Adapun narasumber yang dihadirkan adalah Dra. Endang Purwaningsih, M.AP (Analis Kebijakan Madya Kemenpan RB), Alifah Rahma Nirmala (Perencana Muda Kemenpan RB), dan Etika Mahaputri, S.Kom., M.Pub (Sub-Koordinator Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB).(Via)
