RI Mendapat Apresiasi Dunia Terkait Penanganan Covid-19

Sempat melonjak tinggi di bulan Juni, kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini terus menurun. Hal inilah yang menjadi perhatian dunia, karena hanya dalam hitungan 3 bulan saja Indonesia mampu menurunkan kasus Covid-19.

“ Berdasarkan data yang diupdate terakhir dari John Hopkins University beberapa waktu yang lalu, Indonesia diapresiasi sebagai salah satu negara terbaik di dunia di dalam menangani Covid-19, dikarenakan dalam waktu 2 minggu, kasus Covid-19 bisa menurun hingga minus 58%,” ucap Juru Bicara  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dr.Siti Nadia Tarmidzi.

Menurut Nadia, kunci dari penurunan tersebut adalah penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.” Sesuai anjuran bapak presiden, Kemenkes bekerja sama dengan pemerintah daerah terus melakukan percepatan vaksinasi, begitu pula dengan tracing, dan testing terus dilakukan. Tak hanya itu penerapan PPKM level 4 disertai dengan aturannya dan juga protokol kesehatan yang sangat ketat juga menjadi kunci dari menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia,” jelas Nadia.

Berkat penerapan penanganan yang cukup baik inilah maka di beberapa wilayah, pada saat ini sudah masuk zona orange, kuning dan hijau sehingga level PPKM pun diturunkan menjadi level 3 dan 2.

Nadia juga berpesan, meski kasus Covid-19 sudah menurun, bukan berarti penerapan disiplin protokol kesehatan harus kembali diabaikan, mengingat virus Corona hingga saat ini masih terus ada dan tetap mengintai masyarakat.

Nadia dalam siaran persnya juga mengatakan bahwa untuk mencegah masuknya varian baru ke Indonesia, Pemerintah Indonesia telah melakukan pengetatan pengawasan di seluruh pintu masuk Indonesia. “ Hari pertama kedatangan, kami akan melakukan tes PCR, hari ke-2 akan dilakukan karantina selama 14 hari,” jelas Nadia.

Nadia mengatakan dengan adanya langkah ini, Pemerintah Indonesia berharap varian baru yang dibawa oleh orang dari negara lain tidak masuk ke Indonesia,sehingga kasus Covid-19 tidak kembali meninggi.(Hs.Foto.Humas Kemenkes)