GPRIORITY.CO.ID. Morowali, — Pihak Pemerintah Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Morowali menargetkan Infrastrktur di Kabupaten Morowali Khusunya di daerah Kepulauan akan selesai pada Akhir 2023 akan datang. Itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Morowali Ir.Rustam MM. Kepada media dihubungi belum lama ini.
“Kita menargetkan semua program Infrastruktur di Morowali akan rampung pada akhir masa jabatan Bupati Morowali H.Taslim, adapun Infrastrktur yang dimaksud khususnya adalah, peningkatan Kapasitas jalan di daerah Kepulauan” ungkapnya.
Dikatakanya, sisa pemerintahan yang tersisa kurang lebih 2 tahun ini (2018 – 2023) akan fokus pada Peningkatan kapasitas
jalalan di dua Daerah Kepulauan, antaranya ; Pulau Bungku Selatan dan Pulau Menui.
“Di dua pulau ini, Dinas PUPR Kabupaten Morowali memprogramkan pembangunan dan perbaikan ruas jalan sepanjang 42 Km di 2021 lalu dan sudah selesai 21 KM, tersisa 21 KM lagi hingga akhir masa jabatan Bupati Morowali H.Taslim pada 2023 akan datang” ungkap Rustam.
Dinas PUPR sebagai OPD Technis dalam insfrastrktur memprogramkan perencanaan pembangunan, antaranya : pembangunan
ruas jalan, Optimalisasi dan Rehab ruang publik yang ada, Pemeliharaan dan Rehabilitasi dilakukan dalam 2 tahun sisa masa jabatan, ungkapnya.
Beberapa ruang publik yang dimaksud adalah, Perbaikan dan Penataan Pantai Matano 2022 – 2023, pengadaan air bwrsih di Kepulauan (sumur bor) reserpoar (kantong air)
Optimalisasi Jalan di sejumlah Akses Desa dan Kecamatan.
Mendukung program itu, Pemkab Morowali menyediakan dana kurang lebih Rp. 8 Miliar untuk memprogramkan kegatan di Kepulauan dan Infrastruktur di 9 wilayah Kecamatan.
Dijelaskan, Rustam. Disektor lain untuk dikembangkan Infrastrukturnya adalah, Wisata, Pemkab Morowali memiliki pulau Wisata yang kini sudah dikenal domestik, pulau tujuan Wisata ini adalah, Pulau Sambori yang akses.menuju kesana.bisa melalui ruas jalan Buleleng dan Mattaratte.
Pemkab Morowali yang saat ini masuk salam KEI (Kawasan Ekonomi Industri)
Kedepanya membutuhkan Infrastrutur yang lebih memadai, baik dari sarananya maupun sistem pendukung Transportasinya
Dan di 2022 ini, Pemkab Morowali telah mengusulkan
ke pihak Provinsi Sulawesi Tengah untuk pembangunan jalan alrernatif di Wilayah Kecamatan Bahodopi dengam mengusulan pembangunan Fly Over atau pembangunan jalan Alternatid, di wilayah Baho Makmur dan Makanti dan itu sudah dikoordinasikan dengan pihak PJN (Preservasi Jalan Nasional) untuk pembukaan ruas jalan
Bahodopi yang merupakan jalan Nasional yang merupakan kewenangan Provinsi.
Selain ruas jalan daerah yang menjadi tujuan perampungan Infrastruktur di 2 tahun terakhir ini, Pemkab Morowali juga memprogramkan perbaikan jalan di wilayah Kecamatan, antaranya di Kecamatan Litaponda dan Bumi Raya, yang akan ditingkatkan akses jalannya, dengan begitu semua akses jalan di Morowali sisa dirampungkan lebih baik lagi. sesuai dengan Visi Misi Bupati Taslim. (Ae)
