Jakarta,GPriority.co.idSetiap umat muslim, idealnya ingin tetap menjaga kekhusyukan dalam menjalankan ibadah shalat, baik wajib maupun sunnah. Nyatanya, ada saja hal yang dipikirkan ketika sedang shalat yang menyebabkan tidak khusyuknya shalat kita. Hal tersebut dikarenakan pikiran manusia yang memang mudah untuk teralihkan, ditambah lagi gangguan setan. Gangguan-gangguan yang dapat membuat fokus kita terganggu dalam shalat, antara lain ketika mendengar oranglain berbicara, hingga memikirkan masalah yang sedang dialami atau bahkan mengingat hal yang lupa ketika kita tidak dalam keadaan shalat.
Hal ini juga terjadi dengan salah satu sahabat. Sebagaimana yang terdapat dalam Hadits dari Utsman bin Abil ‘Ash ra. ia berkata: “Wahai Rasulullah, setan telah menghalangi antara aku dan shalatku serta mengacaukan bacaanku.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “itu adalah setan yang disebut dengan Khanzab. Jika engkau merasakan sesuatu (gangguan) maka bacalah ta’awwudz dan meniuplah ke kiri sebanyak 3 kali”. Utsman berkata: “aku pun melakukan itu, dan Allah menghilangkan was-was setan dariku” (HR. Muslim no. 2203).
Setan juga mengganggu shalat seseorang dengan menimbulkan was-was pada dirinya hingga seolah-olah dia telah batal wudhunya. Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda: “Setan mendatangi kalian lalu meniup-niup pada dubur kalian (sehingga muncul was-was). Maka janganlah membatalkan shalat kecuali mendengar suara atau merasakan angin” (HR. Thabrani no. 11948, Al-Baihaqi no. 3509, dishahihkan Al-Albani dalam silsilah Ash Shahihah no. 3026).
Dapat kita keahui bahwa dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa semua bentuk perbuatan mengganggu shalat adalah perbuatan setan. Untuk bisa khusyuk dalam shalat, kita perlu menghadirkan hati yang ikhlas dan tenang untuk Allah, mereka yang berhasil khusyuk dalam shalat akan mendapatkan kenikmatan ibadah dan tidak akan merasa terbebani dalam menjalankannya.
Selain tips diatas, imam Al-Ghazali dalam kitabnya yang berjudul Bidayatul Hidayah menyampaikan beberapa tips dan cara Rasulullah agar bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah shalat.
Memuliakan Adab Shalat sebagai Cara Shalat Khusyuk
Sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk membersihkan diri dari najis dan kotoran yang ada di pakaian, badan, serta tempat shalat. Menutup aurat perlu diperhatikan kembali agar tidak ada lagi aurat yang tersingkap baik sengaja maupun tidak. Kemudian dapat membaca Surah An-Naas sebagai bentuk perlindungan diri dari godaan setan yang terkutuk.
Buang Segala Rasa Was-was dan Bisikan agar dapat Shalat Khusyuk
Godaan dalam menjalankan ibadah shalat adalah pikiran dan bisikan-bisikan yang ada. Untuk itu perlu menghadirkan rasa ikhlas dan merasa selalu diawasi oleh Allah. Jika ingatan tentang sesuatu mulai terlintas atau mulai berkhayal, sebaiknya membaca ta’awwudz lalu meniupkan ke sebelah kiri sebanyak 3 kali.
Sembahlah Allah Seakan Kamu Melihat-Nya
Sebagaimana yang tercantum dalam Hadits Arba’in ke-2 tentang perkara ihsan, Allah swt. dapat mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di dalam diri setiap hamba-Nya. Perlu diingat bahwa Allah hanya akan menerima ibadah sholat hamba sesuai kadar ketundukan, kekhusyukan, dan ketawadhuan. Agar khusyuk dan bersungguh-sungguh, sembahlah Allah dalam sholat yang seakan-akan kita melihat Allah, walaupun kita tidak melihat Allah, sesungguhnya Allah melihat kita.
Beribadah dengan Hati yang Tenang
Jika hati dan pikiran belum bisa tenang sepenuhnya, maka hadirkan sikap yang tenang dan merasa malu kepada Allah swt. Berserah diri, karena sesungguhnya orang yang khusyuk dalam menjalankan shalat adalah orang yang tenang dan selalu merasa rendah dihadapan Allah swt.
Perbanyak Istighfar, Jika Hati Masih Lalai terhadap-Nya
Apabila seorang muslim sadar akan keagungan Allah swt., maka hendaklah banyak mengucapkan kalimat istighfar. Karena istighfar dapat meningkatkan rasa ikhlas dan berserah diri, serta dapat menggugurkan dosa yang menjadi penyebab tidak khusyuknya shalat kita.
Demikian tips dan cara shalat agar lebih khusyuk yang dilakukan Rasulullah dalam kitab yang ditulis oleh Imam Al-Ghazali. Hendaknya, umat muslim melaksanakan ibadah shalat dengan cara yang baik dan benar serta khusyuk, dengan tujuan menyembah Allah swt. Allahu’alam bish-showab.(Nad.Foto.Istimewa)
