Bupati Untung Tamsil Mengajak Masyarakat Fakfak Menghormati Keputusan Pemerintah Pusat

Jakarta,GPriority.co.id-Cita-cita Bomberay menjadi Provinsi harus terhenti sementara, setelah Gubernur Papua Barat Drs. Paulus Waterpauw, M.Si menyampaikan masukan dari bapak presiden agar Kabupaten Fakfak dan Kaimana bergabung dengan Provinsi Papua Barat Daya.Paulus Waterpauw mengatakan hal tersebut saat mendampingi Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja di Sorong, Kamis (25/8/2022) terkait usulan Daerah Otonomi Baru Papua Barat Daya.

Tak ingin perjuangan sia-sia, Bupati Fakfak, Untung Tamsil S.Sos.,M.Si., Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom, SE, MM, Sekda Fakfak Drs.Ali Baham Temongmere,MTP, 7 Petuanan Raja Fakfak, tokoh masyarakat adat, dan tokoh masyarakat agama Fakfak hadir ke Jakarta untuk melakukan audiensi dengan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Anggota KSP Ali Mochtar Ngabalin, Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Mendagri Tito Karnavian dan Komisi II DPR RI.

Ditemui usai pertemuan dengan Kemendagri, Bupati Untung Tamsil yang baru kembali ke Hotel Asyana, Jakarta usai bertemu Mendagri Tito Karnavian dikediamannya, Minggu (4/9/2022) mengatakan, sebagai pemerintah Pemkab Fakfak ada kepatutan loyalitas kepada Pemerintah Pusat. “Sehingga apa yang menjadi keputusan pemerintah harus dihormati dan dipatuhi,” ucap Bupati Untung Tamsil.

Mengenai Provinsi Bomberay Raya yang sudah diusulkan sejak Wahidin menjabat sebagai Bupati, Untung Tamsil mengatakan bahwa proses itu sempat hilang dan baru kembali muncul di tahun 2022,” Kemunculan ini yang menjadi pemicu semangat kita bersama untuk tetap memperjuangkan Provinsi Bomberay Raya. Apalagi ini menjadi tujuan bersama sebagai putra Fakfak dan juga aparat pemerintah,” jelas Untung.

Untung Tamsil dalam kesempatan tersebut menjelaskan saat melakukan audiensi dengan Mendagri Tito Karnavian, Pemkab Fakfak sangat menghormati keputusan dari Kemendagri dan Pemerintah Pusat.” Namun tujuan dari Bomberay Raya sebagai Provinsi tetap akan diperjuangkan. Mendagri Tito menjawab karena waktu mendesak dan cukup mepet,maka Papua Barat Daya yang diprioritaskan menjadi Provinsi. Apalagi Papau Barat Daya juga akan didorong sebagai grand design pemerintah pusat. Sementara Bomberay Raya tinggal menunggu waktu sebagai Provinsi,” jelas Untung Tamsil.

Bomberay Raya menurut Untung Tamsil merupakan harga mati sebagai Provinsi, untuk itulah harus terus diperjuangkan sehingga bisa mendapat perhatian pemerintah lainnya seperti saat audiensi dengan Bappenas.

Bupati Untung Tamsil juga menjelaskan bahwa kabar baik yang diterima dari Mendagri Tito Karnavian adalah Bomberay Raya, Kabupaten Kokas dan Kota Fakfak akan masuk ke dalam grand design pemerintah yang akan ditetapkan dalam sebuah keputusan. ” Sambil menunggu kami harus memenuhi persyaratan jumlah penduduk yang mencapai 500 ribu. Ketika itu sudah terpenuhi saya yakin dan percaya Bomberay akan jadi sebuah provinsi,” tutup Untung Tamsil.(Hs.Foto.Hs)