Palangkaraya, Gpriority.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Sugianto Sabran mengajak masyarakat Kalteng menjaga persatuan dan tidak terpecah belah akibat beda pilihan politik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan HasupaHasundau, yang diselenggarakan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bekerja sama dengan Korem 102/Pjg, bertempat di Aula Berkah Makorem 102/Pjg, Selasa (31/01).
Menurut Gubernur Sugianto, kegiatan HasupaHasundau ini dapat menjadi forum strategis untuk mempererat rasa persaudaraan dan sinergi seluruh elemen masyarakat di Kalteng, untuk terus menjaga kerukunan, keharmonisan, dan persatuan di wilayah Provinsi Kalteng. “Kita semua tentunya sepakat, kerukunan dan persatuan merupakan modal kuat dalam membangun kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemprov.
Keragaman masyarakat Kalteng, jelasnya, dapat menjadi potensi sangat besar dalam menunjang pembangunan. Akan tetapi jika kerukunan masyarakatnya tidak dirawat dengan baik, keberagaman suku dan agama tersebut dapat menimbulkan gesekan-gesekan, pertikaian, dan konflik sosial, yang akan dapat mengganggu persatuan dan stabilitas pembangunan. “Terlebih lagi saat ini kita tengah memasuki tahun politik, di mana pada tahun 2024 mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif serta Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada secara serentak. Jangan sampai kita terpecah belah gara-gara berbeda pilihan politik,” tandasnya.
Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat di Kalteng untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024, dengan terus menjaga kerukunan dan persatuan, merawat kebinekaan dan keutuhan bangsa, dengan menjunjung tinggi falsafah Huma Betang yang kita miliki, agar situasi di Kalteng selalu aman, nyaman, harmonis, dan kondusif. “Mari kita terus pupuk persatuan dan sinergi kita semua, baik Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, untuk bahu-membahu membangun kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ajaknya.
Senada, Danrem 102/Pjg Kalteng Brigjen TNI Yudianto Putrajaya memaparkan kegiatan HasupaHasundau ini merupakan sarana efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi sehingga diperoleh kesamaan sudut pandang dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi. “Tahun 2023 kita akan dihadapkan dengan tantangan penyelenggaraan pesta demokrasi berupa Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun 2024. Untuk menyikapi beragam kondisi tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah untuk bersama-sama bahu membahu satu frekuensi untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan kesatuan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Mari kita satukan tekad dan semangat dalam meningkatkann peran serta ikrar untuk meneruskan dan menuntaskan pembangunan di Kalimantan Tengah agar rakyat lebih sejahtera,” pintanya.
Acara HasupaHasundau sendiri turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Anggota DPR RI Dapil Kalteng Ary Egahni Ben Bahat, Ketua DAD Kalteng H. Agustiar Sabran, Ketua DPRD Prov. Kalteng Wiyatno, Plh. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Leonard S. Ampung, serta Kepala Instansi Vertikal dan Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait. Hadir pula Bupati Seruyan Yulhaidir. Termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda di Kalteng. Acara HasupaHasundau diakhiri dengan penandatangan ikrar persatuan oleh para Ketua DAD se-Kalteng dan penyampaian materi ceramah oleh sejumlah narasumber. (Rkh/PS)
