Jakarta, GPriority.co.id – Ade Armando menyatakan mundur sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ade dalam konferensi pers di kantor PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keputusan mundur bukan disebabkan konflik internal, melainkan demi kebaikan bersama.
“Saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI. Tapi saya mundur, menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade, dikutip dari Instagram PSI, Rabu (6/5).
Ade menjelaskan, sejak bergabung dengan PSI, dirinya kerap menjadi sasaran serangan dari sejumlah pihak akibat berbagai kritik yang ia sampaikan. Hal tersebut, menurutnya, turut berdampak pada partai.
Karena itu, ia menilai langkah mundur menjadi pilihan terbaik untuk memisahkan dirinya dari PSI.
“Cara terbaik kelihatannya untuk memisahkan saya dari PSI adalah dengan cara mengundurkan diri dari PSI,” ucap Ade.
Ia juga menegaskan bahwa setelah pengunduran dirinya, segala kritik yang ia lontarkan ke depan tidak lagi dikaitkan dengan PSI.
“Sehingga kalaupun saya abis acara ini masih melakukan kritik-kritik yang tidak bisa diterima oleh pihak manapun. Tolong jangan serang PSI. PSI tidak tau apa-apa soal ini,” tutur Ade.
Dengan nada berat, Ade kembali menegaskan keputusannya tersebut, termasuk terkait berbagai polemik yang sempat menyeret namanya.
“Dengan berat hati saya menyatakan saya mundur dari PSI. Dan kasus yang terkait misalnya kasus Yusuf Kalla ini, itu semua adalah saya,” pungkasnya.
