Jakarta, GPriority.co.id – DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh pimpinan partai di tingkat DPD hingga DPC untuk menempatkan anak muda, khususnya generasi Z, di posisi-posisi strategis dalam struktur organisasi.
Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, saat memberikan pengarahan dalam pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kota Probolinggo di Aula Mila Sejahtera, Minggu (24/5/2026).
Menurut Deni, kader muda di PDI Perjuangan tidak boleh hanya ditempatkan sebagai pelengkap kegiatan partai atau sekadar penggembira dalam agenda politik. Mereka harus diberikan ruang untuk menduduki posisi penting dalam kepengurusan partai.
“Anak muda diberikan ruang, bukan hanya di bagian penggembira, tetapi kita siapkan masuk ke jajaran ketua, sekretaris, atau bendahara,” ucap Deni, dalam keterangannya dikutip Senin (25/5).
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu meminta seluruh kader memahami langkah regenerasi sebagai bagian dari strategi partai dalam menyiapkan kekuatan politik jangka panjang.
“Jangan salahkan DPC jika ada regenerasi partai di struktur PAC. Minimal dalam PAC harus ada 20 persen dari kelompok muda,” ungkapnya.
Deni mengakui kebijakan regenerasi tersebut berpotensi menimbulkan kekecewaan di kalangan kader senior yang sebelumnya aktif dalam struktur partai. Namun, hal itu dinilai sebagai konsekuensi dari proses pembaruan organisasi yang harus mengikuti perkembangan zaman.
“Jadi mohon maaf jika ada sejumlah senior partai yang tidak dapat kembali bertugas dalam struktur. Kita harus melakukan regenerasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Deni menegaskan regenerasi kepengurusan menjadi kebutuhan penting partai dalam menghadapi perubahan demografi pemilih pada Pemilu 2029.
“Nantinya saat pemilu 2029, 58 persen pemilih adalah milenial dan Gen Z. Maka mau tidak mau kita harus menyiapkan itu,” pungkas Deni.
