Penulis : Dimas | Editor : Haris | Foto : Istimewa
Jakarta,GPriority.co.id-Presiden Joko Widodo menyampaikan soal pentingnya infrastruktur jalan sebagai modal menekan harga pangan dan laju inflasi.
Menurutnya hal tersebut perlu disikapi, karena jika kondisi jalan yang kurang baik akan memperlambat proses distribusi logistik.
“Kita melihat inflasi, harga-harga, tetapi juga melihat infrastruktur utamanya jalan. Karena ini menjadi kunci utamanya biaya logistik itu sangat tergantung baik tidaknya infrastruktur yang kita miliki,” ungkapnya saat meninjau harga pangan di Pasar Natar, Lampung Selatan, Jumat (5/5).
Hingga saat ini beberapa ruas jalan Provinsi Lampung sedang ramai diperbincangkan karena kondisi jalan yang rusak.
Secara total, jalan rusak berat sepanjang 256,471 kilometer. Ini belum termasuk jalan dengan kondisi rusak ringan dan sedang. Jika ditotal mencapai 856.177 km, dikutip GPriority, Jumat (5/5).
Untuk menangani hal tersebut, dia mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti rusaknya jalan di Provinsi Lampung.
“Secepat-cepatnya, dimulai yang rusak yang kira-kira provinsi yang tidak memiliki kemampuan (anggaran), kabupaten yang tidak memiliki kemampuan akan diambil alih oleh kementerian PU utamanya yang jalanan nya rusak parah,” jelas Jokowi.
Adapun, ia berencana akan memberikan dana Rp800 miliar untuk perbaikan jalan di daerah tersebut.
“Jadi khusus untuk Lampung kurang lebih untuk perbaikan 15 ruas jalan, termasuk ini akan diberikan Rp800 miliar” katanya dalam kunjungannya di Jalan Seputih Raman, Lampung Tengah.
