Gunakan IPRO pada KIF 2023, Pemprov Kaltara Targetkan Peluang Investasi Meluas

Penulis : Dimas | Editor : Lina F | Foto : PPID Kaltara

TanjungSelor,GPriority.co.id–Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana menggelar kembali Kaltara Investment Forum (KIF) pada Agustus 2023 mendatang.

Gelaran yang diharapkan mampu menghasilkan peluang investasi ini sedang dalam tahap persiapan.

“Rencananya di Tarakan atau di Tanjung Selor. Kemungkinan kegiatannya sederhana,” ujar Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani dikutip GPriority, Minggu (27/4).

Rahman memastikan data informasi investasi yang diberikan valid dan lengkap. Di mana pelaksanaannya bakal dilengkapi dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO).

“Dokumen IPRO juga berisikan pre-FS dan/atau FS termasuk hitungan bisnis dan nilai perekonomian project. Sehingga dokumen ini lengkap dan sangat layak ditawarkan kepada calon investor potensial dan dipromosikan saat misi investasi promosi. Itu merupakan dokumen yang sudah layak dijual kepada investor,” pungkasnya.

Kemudian, Ia juga menyebutkan dokumen tersebut berisikan 6 (enam) aspek meliputi ide project yang visioner dan inovatif, aspek pasar dan pemasaran, aspek legalitas dan perundangan, aspek manajemen dan organisasi, aspek teknik, aspek sustainability dan SDGs dan aspek keuangan.

Sebelumnya, DPMPTSP Kaltara telah mengundang asosiasi pengusaha serta pengelola kawasan industri.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah mengidentifikasi peluang investasi bagi calon investor.

“Dari pemerintah daerah, kami sudah mengidentifikasi beberapa proyek yang memiliki peluang. Baik infrastruktur jalan, perdagangan, pertanian dan lainnya. Ada 19 poin di mana total peluang investasi mencapai USD 3,6 milliar. Atau jika di rupiah kan lebih dari Rp50 triliun. Nantinya akan di akurasi kembali,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rahman berharap dengan digunakannya dokumen IPRO tersebut dipastikan akan lebih maksimal dari tahun sebelumnya.