Penulis : Haris | Editor : Lina F | Foto : DFSK
Jakarta,GPriority.co.id-Saat ini penjualan kendaraan listrik baik roda dua maupun roda empat tengah bergeliat.
Kemenkomarves dalam siaran persnya beberapa waktu yang lalu mencatat kenaikan sebesar 15 persen.
Menurut Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, subsidi kendaraan listrik yang menjadi penyebabnya.
Setelah bergeliat, langkah selanjutnya adalah perawatan. Dalam siaran persnya, Senin (26/6) DFSK menjelaskan sebagai kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar, bukan berarti kendaraan listrik tidak rusak, justru bisa rusak juga kalau tidak dirawat. Untuk itu DFSK memberikan tipsnya untuk Anda.
- Rutin Cek Radiator.
Radiator berfungsi untuk mendinginkan kerja baterai kendaraan listrik. Jadi air radiator didalamnya juga perlu diganti. DFSK menyarankan penggantian setiap 60.000 km. - Oli Gardan Harus Diperhatikan
Meski tidak menggunakan oli, kendaraan listrik tetap menggunakan pelumas untuk memperlancar kinerja mesin didalamnya. Pelumas yang digunakan adalah oli gardan. Untuk periode pergantiannya setiap 20.000 km atau 12 kali pemakaian. - Mengganti Filter AC
- Memahami Buku Panduan
- Servis di Bengkel Resmi
Untuk service DFSK menyarankan minimal 10.000 Km atau 6 bulan sekali. Mengenai harganya tergantung dari kebijakan yang dikeluarkan bengkel tersebut.
Itulah langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga agar kendaraan listrik Anda tetap awet.
