Penulis: Dimas A Putra | Editor: Lina F | Foto : Dimas A Putra
Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta Perum Bulog untuk mengadakan persediaan stok beras di saat memasuki musim kering atau kemarau.
Adapun Erick juga mengungkapkan upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras ditengah kenaikan harga di pasaran.
“Karena memang sangat sulit saat ini dalam memasuki musim kering. Maka Bulog harus mengadakan persediaan beras agar aman,” kata Erick dikutip Antara, Jumat (8/9).
“Sekarang ini sudah ada 1,3 juta ton lalu kita bawa lagi berasnya karena lagi mahal di bawah harganya,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga mendorong agar segera melakukan upaya penyaluran beras bagi masyarakat miskin.
Erick berharap dengan bantuan beras bagi kelompok masyarakat rentan, perusahaan-perusahaan BUMN hadir membantu dan menampilkan kerja terbaiknya.
“Pemerintah juga akan menggelontorkan namanya bantuan beras 20,1 juta ton. Di situlah kita membagikan selama tiga bulan ke depan satu keluarga 10 Kg,” katanya.
“Itu sudah program dari melalui Bulog, bansos melalui PT Pos, kita dorong supaya kerja-kerja ini dirasakan masyarakat dan pemerintah harus adil,” ujarnya.
Dengan asumsi pasokan beras yang mencapai 1,3 juta ton di Perum Bulog dapat memastikan keamanan pangan di masa kemarau panjang saat ini.”Stok 1,3 juta ton, kita tambah lagi 2,4 juta ton beras,” jelas dia.
