Produk Halal Korsel Siap Hadir di Pasar Indonesia

Penulis: Dimas A Putra | Editor: Lina F | Foto : dok.kemenag

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan Korea Selatan terkait percepatan sertifikasi produk halal.

Kerja sama ini ditandai dengan nota kesepahaman kerja sama (MoU) Jaminan Produk Halal (JPH) yang dilakukan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Kementerian Pertanian, Pedesaan, dan Pangan Chung Hwangeun di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (8/9).

“Kami sudah diperintahkan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk memberikan kemudahan kepada negara sahabat dalam mempersiapkan sertifikasi halal, tentu ini juga berkalu kepada Korea Selatan,” ungkap Yaqut dikutip, Jumat (8/9).

Pemberian kemudahan ini, kata Yaqut, berkaitan dengan penerapan undang-undang Omnibus Law yang telah memberi mandat kepada seluruh produk yang masuk ke Indonesia agar sudah tersertifikasi halal sampai Oktober 2024.

Yaqut mengatakan, bahwa Badan Penyelengara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag sudah mendatangi Korea Selatan dan telah melakukan asesmen terhadap Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) yang ada di sana.

“Ini menunjukan gerak cepat dari Korea, karena itu harus disambut gerak cepat tim kami juga. Sekali lagi kami akan berikan semua usaha dan fasilitas secukupnya terkait sertifikasi halal ini,” ujarnya.

Yaqut juga menyadari bahwa masyarakat Indonesia saat ini sedang gemar dengan beberapa hal berbau Korea, tak terkecuali produk makanan dan minumannya.

Karena itu penting bagi Kemenag untuk membantu Korea Selatan agar hal ini bisa segera terselesaikan.